# Susun dan ekspor video 3D Model · SMA Lanjutan · Sesi 31 · 60 menit ## 1. Susun dan ekspor video · 3 menit Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 2. Tujuan dan bukti belajar · 2 menit Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Selesaikan versi sederhana dahulu; tambahan setelah inti tercapai. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Hasil proyek delapan sesi: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 3. Pahami: Susun dan ekspor video · 7 menit Keyframe menyimpan nilai properti pada frame tertentu. Timing menentukan durasi dan interpolasi menentukan perubahan di antaranya. Render sequence menyimpan satu gambar per frame. Gunakan objek yang sudah dibuat, tetapkan awal–tengah–akhir dan uji preview dahulu. Periksa fps serta jumlah frame sebelum ekspor video. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Jelaskan hubungan sebab-akibat. Minta siswa memprediksi hasil satu perubahan sebelum mentor memperagakannya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 7 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 4. Kenali tampilan Blender · 2 menit Temukan kanvas, layer/objek, atau timeline yang dipakai dalam latihan. Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Tentukan bagian yang akan kamu ubah pada sumber milikmu. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo sesuai sesi: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Periksa: Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Kesalahan yang perlu dibahas: Video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Screenshot asli Blender · contoh teknik tahap awal · proyek Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 5. Siapkan alat dan sumber · 3 menit Buka Blender. Siapkan folder sumber, aset, dan ekspor. Buka pekerjaan terakhir atau dokumen baru untuk sesi ini. Gunakan format sumber .blend. Simpan salinan sebelum perubahan besar. Pastikan objek, layer, atau frame yang benar sedang aktif. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Versi minimum: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Blender: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. 1. Di Blender, tetapkan plate, fps, durasi, resolusi, folder sumber, render, serta video akhir; letakkan aset pada plate kamera diam lalu cek perspektif serta kontak pada tiga frame. 2. Di Blender, hubungkan plate dengan render RGBA melalui Alpha Over lalu uji output Compositor; uji Shadow Catcher di Cycles atau pass bayangan terpisah yang disiapkan mentor. 3. Di Blender, sesuaikan exposure atau keseimbangan warna ringan dengan perbandingan plate asli; render PNG sequence 640–960 piksel pada sisi panjang lalu cek nomor serta tiga frame uji. 4. Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia; tanggapi perubahan suasana mentor lalu serahkan video, plate, render, .blend, dan breakdown. Simpan versi sebelum operasi yang mengubah mesh. Gambar di halaman adalah ilustrasi konsep, bukan render Blender atau sumber .blend. Render kecil dipakai untuk uji; berkas sumber, tekstur, serta hasil ekspor diserahkan terpisah. Gunakan footage buatan sendiri atau latihan berizin dari mentor. Shadow Catcher memerlukan Cycles; uji pass compositor sebelum kelas. Jika codec belum cocok, pertahankan PNG sequence master dan selesaikan alur ekspor video bersama mentor. Rancangan konsep: Gunakan aset proyek sebelumnya dan footage terkunci yang sama. Compositor memadukan plate dan render RGBA dengan Alpha Over serta koreksi warna ringan. Jika memakai Shadow Catcher, gunakan Cycles dan uji pass compositor pada versi kelas; alternatifnya render bidang shadow/contact terpisah dan gabungkan mask terkontrol. Render PNG sequence kecil lalu susun di Video Sequencer untuk ekspor video yang diuji. Camera tracking hanya pengayaan setelah target inti selesai. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 6. Praktik bersama mentor · 8 menit Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Mentor memperagakan satu bagian, lalu berhenti agar siswa mencoba pada sumbernya sendiri. Bandingkan hasil dengan tujuan: Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Tahap proyek saat ini: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia; tanggapi perubahan suasana mentor lalu serahkan video, plate, render, .blend, dan breakdown Kesalahan yang sengaja dibandingkan: Video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Jangan mengambil alih pekerjaan siswa. Peragakan pada salinan. Untuk sesi review, gunakan sumber sesi sebelumnya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 8 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 7. Contoh pengerjaan di Blender · 1 menit Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Bandingkan satu perubahan dengan sumber awal, lalu coba versi milikmu. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo sesuai sesi: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Periksa: Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Kesalahan yang perlu dibahas: Video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Screenshot asli Blender · contoh teknik tahap hasil · proyek Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 8. Kerjakan versi milikmu · 19 menit Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Ubah satu parameter; bandingkan bentuk atau render kecil. Simpan versi awal, masukan dan satu revisi. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Tantangan setelah target inti tercapai: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Tuntutan lanjutan: Video implementation untuk VFX · revisi brief Sisipkan rehat tangan singkat. Nilai proses dan bukti, bukan banyaknya detail. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 19 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 9. Uji lalu perbaiki · 5 menit Periksa: Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Waspadai: Video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Ubah satu penyebab, lalu bandingkan hasil dengan versi awal. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Dukungan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Untuk animasi putar hasil secara utuh, bukan menilai frame diam saja. Untuk 3D periksa render dan sumber; untuk bitmap/vector cek ukuran penggunaan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 10. Periksa sebelum menyerahkan · 5 menit Video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Sumber .blend terbuka ulang dan aset yang diperlukan tersedia. Serahkan bukti sesi dan hasil ekspor yang sesuai tugas. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Penyerahan: Simpan sumber .blend di Blender, video VFX 3–5 detik, PNG sequence master, plate, dan breakdown, serta hasil uji dan revisi. Identitas bukti: 3d-model-sma-lanjutan-S31-kode-siswa Kriteria tahap proyek: Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 11. Jelaskan keputusanmu · 3 menit Apa tujuan visual yang ingin kamu sampaikan? Alternatif mana yang dipilih, dan mengapa? Apa yang berubah setelah masukan atau uji? Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Catat mandiri / dengan petunjuk / perlu penguatan untuk konsep, kontrol alat, dan revisi. Perubahan brief proyek: Mentor meminta versi shot bersuasana lebih hangat. Siswa memperbarui cahaya dan keseimbangan warna aset secara terarah, menjaga kecocokan dengan plate, lalu mengekspor ulang serta membandingkan frame awal-tengah-akhir. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 12. Satu temuan untuk sesi berikutnya · 2 menit Sebutkan satu hubungan antara pilihan dan hasilnya. Tuliskan bagian yang masih perlu diperbaiki. Simpan, buka ulang, lalu tutup sesi. Tujuan: Menerapkan susun dan ekspor video dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: video dapat diputar ulang dengan durasi benar; PNG sequence tetap menjadi master bila codec perlu penyesuaian Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia. Tunjukkan pembanding dengan masalah video tidak terputar atau kehilangan frame walau still render terlihat benar Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Video implementation untuk VFX. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Siapkan plate latihan kamera terkunci agar waktu kelas fokus pada aset dan integrasi; kamera bergerak menjadi pengayaan opsional setelah video inti selesai. Jangan memperluas proyek sebelum target inti tercapai. Bekal program: Dapat menavigasi Blender, memilih mode yang tepat, membuat serta merevisi mesh dasar, mengatur material dan kamera, lalu menyimpan .blend serta render. Untuk SMA, dapat membuat UV sederhana, sculpt bentuk besar, membaca node material dasar, dan mengatur transform keyframe. Bekal diamati melalui audit proyek pertama. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap. Hasil minimum proyek: Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, impor urutan hasil ke Video Sequencer dengan fps yang sama lalu ekspor MP4 H.264 bila tersedia Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Periksa satu frame/preview kecil dalam kelas. Render penuh boleh berjalan setelah sumber dan setelan diperiksa; lama proses mesin tidak menentukan kelulusan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. Sumber contoh: ../../contoh/sma-lanjutan-p4/contoh-teknik.zip Rujukan alat: https://docs.blender.org/manual/en/latest/