# Material dan hierarki bentuk 3D Model · SMP Lanjutan · Sesi 22 · 60 menit ## 1. Material dan hierarki bentuk · 3 menit Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 2. Tujuan dan bukti belajar · 2 menit Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Selesaikan versi sederhana dahulu; tambahan setelah inti tercapai. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Hasil proyek delapan sesi: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 3. Pahami: Material dan hierarki bentuk · 7 menit Kontras membedakan unsur melalui ukuran, terang–gelap, bentuk atau warna. Hierarki mengurutkan perhatian: utama, pendukung, lalu detail. Tentukan satu fokus. Kecilkan karya atau lihat dalam abu-abu, lalu tanyakan bagian pertama yang terlihat; kurangi persaingan dari unsur pendukung. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Jelaskan hubungan sebab-akibat. Minta siswa memprediksi hasil satu perubahan sebelum mentor memperagakannya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 7 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 4. Kenali tampilan Blender · 2 menit Temukan kanvas, layer/objek, atau timeline yang dipakai dalam latihan. Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Tentukan bagian yang akan kamu ubah pada sumber milikmu. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo sesuai sesi: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Periksa: Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Kesalahan yang perlu dibahas: Kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Screenshot asli Blender · contoh teknik tahap awal · proyek Kios Isometrik. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 5. Siapkan alat dan sumber · 3 menit Buka Blender. Siapkan folder sumber, aset, dan ekspor. Buka pekerjaan terakhir atau dokumen baru untuk sesi ini. Gunakan format sumber .blend. Simpan salinan sebelum perubahan besar. Pastikan objek, layer, atau frame yang benar sedang aktif. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Versi minimum: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Blender: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. 1. Di Blender, buat dua thumbnail dan tentukan ukuran, modul, serta tiga warna utama; susun lantai, dinding, dan atap lalu periksa dari depan serta samping. 2. Di Blender, bangun satu modul jendela, duplikasi, lalu tata pada dinding; bentuk atap dengan Extrude atau susunan mesh sederhana lalu cek pertemuan. 3. Di Blender, atur arah kamera isometrik dan bandingkan dengan kamera Perspective; beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. 4. Di Blender, render thumbnail lalu kurangi detail yang mengganggu fokus; ubah kios menjadi versi lebih sempit dan serahkan model serta dua render. Simpan versi sebelum operasi yang mengubah mesh. Gambar di halaman adalah ilustrasi konsep, bukan render Blender atau sumber .blend. Render kecil dipakai untuk uji; berkas sumber, tekstur, serta hasil ekspor diserahkan terpisah. Rancangan konsep: Bangun kios dari dinding, atap, pintu, serta jendela modular. Gunakan kamera Orthographic berorientasi sumbu isometrik; untuk proyeksi isometrik matematis, arah pandang memiliki komponen sumbu setara. Batasi detail dan gunakan shader yang telah dipahami. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 6. Praktik bersama mentor · 8 menit Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Mentor memperagakan satu bagian, lalu berhenti agar siswa mencoba pada sumbernya sendiri. Bandingkan hasil dengan tujuan: Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Tahap proyek saat ini: Di Blender, atur arah kamera isometrik dan bandingkan dengan kamera Perspective; beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Kesalahan yang sengaja dibandingkan: Kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Jangan mengambil alih pekerjaan siswa. Peragakan pada salinan. Untuk sesi review, gunakan sumber sesi sebelumnya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 8 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 7. Contoh pengerjaan di Blender · 1 menit Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Bandingkan satu perubahan dengan sumber awal, lalu coba versi milikmu. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo sesuai sesi: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Periksa: Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Kesalahan yang perlu dibahas: Kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Screenshot asli Blender · contoh teknik tahap hasil · proyek Kios Isometrik. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 8. Kerjakan versi milikmu · 19 menit Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Ubah satu parameter; bandingkan bentuk atau render kecil. Simpan versi awal, masukan dan satu revisi. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Tantangan setelah target inti tercapai: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Tuntutan lanjutan: Konstruksi isometrik · uji kualitas Sisipkan rehat tangan singkat. Nilai proses dan bukti, bukan banyaknya detail. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 19 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 9. Uji lalu perbaiki · 5 menit Periksa: Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Waspadai: Kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Ubah satu penyebab, lalu bandingkan hasil dengan versi awal. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Dukungan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Untuk animasi putar hasil secara utuh, bukan menilai frame diam saja. Untuk 3D periksa render dan sumber; untuk bitmap/vector cek ukuran penggunaan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 10. Periksa sebelum menyerahkan · 5 menit Pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Sumber .blend terbuka ulang dan aset yang diperlukan tersedia. Serahkan bukti sesi dan hasil ekspor yang sesuai tugas. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Penyerahan: Simpan sumber .blend di Blender, PNG render dan catatan proses, serta hasil uji dan revisi. Identitas bukti: 3d-model-smp-lanjutan-S22-kode-siswa Kriteria tahap proyek: Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 11. Jelaskan keputusanmu · 3 menit Apa tujuan visual yang ingin kamu sampaikan? Alternatif mana yang dipilih, dan mengapa? Apa yang berubah setelah masukan atau uji? Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Catat mandiri / dengan petunjuk / perlu penguatan untuk konsep, kontrol alat, dan revisi. Perubahan brief proyek: Mentor mengurangi lebar kios tetapi mempertahankan fungsi pintu dan jendela. Siswa menata ulang modul, memeriksa sambungan, lalu membandingkan siluet serta render isometrik sebelum-sesudah. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 12. Satu temuan untuk sesi berikutnya · 2 menit Sebutkan satu hubungan antara pilihan dan hasilnya. Tuliskan bagian yang masih perlu diperbaiki. Simpan, buka ulang, lalu tutup sesi. Tujuan: Menerapkan material dan hierarki bentuk dan menunjukkan hasil yang dapat diperiksa: pintu, atap, dan massa besar terbaca sebelum ornamen Demo: Di Blender, peragakan versi minimum kegiatan berikut pada salinan: beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama. Tunjukkan pembanding dengan masalah kamera perspektif dipakai untuk contoh isometrik Persiapan alat: Gunakan Blender dengan folder sumber .blend, tekstur, serta keluaran terpisah. Siapkan contoh kecil untuk Konstruksi isometrik. Uji fitur dan render minimum sebelum kelas; catat versi serta renderer. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, keputusan konstruksi, hasil uji, serta revisi. Mentor memperagakan masalah pada salinan, mengajukan pertanyaan, dan memberi perubahan brief; nilai kemandirian serta diagnosis, bukan kemiripan ilustrasi. Jangan memperluas proyek sebelum target inti tercapai. Bekal program: Dapat menavigasi Blender, memilih mode yang tepat, membuat serta merevisi mesh dasar, mengatur material dan kamera, lalu menyimpan .blend serta render. Untuk SMA, dapat membuat UV sederhana, sculpt bentuk besar, membaca node material dasar, dan mengatur transform keyframe. Bekal diamati melalui audit proyek pertama. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material. Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Blender, beri material polos atau procedural ringan serta satu lampu utama Bukti pemahaman: Ubah satu bentuk, sudut atau parameter yang relevan; bandingkan viewport/render kecil dan jelaskan sebab perbedaannya. Pengayaan: Setelah target inti lolos, ubah satu parameter bentuk, material, cahaya, atau timing yang relevan dengan sesi; prediksi dan bandingkan hasil tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. Sumber contoh: ../../contoh/smp-lanjutan-p3/contoh-teknik.zip Rujukan alat: https://docs.blender.org/manual/en/latest/