# Audit pose timing dan sumber Animation · SMP Lanjutan · Sesi 1 · 60 menit ## 1. Audit pose timing dan sumber · 3 menit Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 2. Tujuan dan bukti belajar · 2 menit Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Selesaikan versi sederhana dahulu; tambahan setelah inti tercapai. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Hasil proyek delapan sesi: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 3. Pahami: Audit pose timing dan sumber · 7 menit Pemeriksaan membandingkan hasil dengan tujuan sesi. Bedakan masalah konsep, pilihan visual, penggunaan alat dan kesiapan berkas. Tunjukkan bagian yang bermasalah, ubah satu penyebab dan bandingkan lagi. Catat bantuan yang dipakai; banyak detail bukan ukuran keberhasilan. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Jelaskan hubungan sebab-akibat. Minta siswa memprediksi hasil satu perubahan sebelum mentor memperagakannya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 7 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 4. Kenali tampilan Styk Animate · 2 menit Temukan kanvas, layer/objek, atau timeline yang dipakai dalam latihan. Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Tentukan bagian yang akan kamu ubah pada sumber milikmu. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo sesuai sesi: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Periksa: Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Kesalahan yang perlu dibahas: Audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Screenshot asli Styk Animate · contoh teknik tahap awal · proyek Latar dan Staging Cerita. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 5. Siapkan alat dan sumber · 10 menit Buka Styk Animate. Siapkan folder sumber, aset, dan ekspor. Buka pekerjaan terakhir atau dokumen baru untuk sesi ini. Gunakan format sumber .styk. Simpan salinan sebelum perubahan besar. Pastikan objek, layer, atau frame yang benar sedang aktif. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Versi minimum: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan; perbaiki satu masalah pose atau timing dan tetapkan kebutuhan latar cerita layang-layang. 2. Di Styk Animate, buat dua layout taman dengan jalur, pohon, serta bangku dan bidang kosong; gambar latar dari shape/drawing atau impor PNG sendiri lalu simpan asetnya. 3. Di Styk Animate, atur garis lantai, ukuran bangku, serta pemisahan bentuk dekat-jauh; uji tiga pose di lokasi aksi dan kurangi detail atau warna yang mengganggu. 4. Di Styk Animate, tempatkan pose pada awal, tengah, dan akhir jalur tanpa animasi detail; ubah lokasi aksi sesuai masukan mentor lalu serahkan .styk, PNG latar, serta layout. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Recap dua sesi pertama melalui audit pose, kontak, timing, dan ekspor pada sumber lama atau latihan mentor. Latar dibuat dari shape/drawing layer atau PNG buatan sendiri lalu diimpor sebagai background statis. Jangan mengasumsikan background import dapat bergerak sendiri; untuk target inti kamera tetap. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 10 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 6. Praktik bersama mentor · 10 menit Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Mentor memperagakan satu bagian, lalu berhenti agar siswa mencoba pada sumbernya sendiri. Bandingkan hasil dengan tujuan: Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Tahap proyek saat ini: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan; perbaiki satu masalah pose atau timing dan tetapkan kebutuhan latar cerita layang-layang Kesalahan yang sengaja dibandingkan: Audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Jangan mengambil alih pekerjaan siswa. Peragakan pada salinan. Untuk sesi review, gunakan sumber sesi sebelumnya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 10 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 7. Contoh pengerjaan di Styk Animate · 1 menit Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Bandingkan satu perubahan dengan sumber awal, lalu coba versi milikmu. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo sesuai sesi: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Periksa: Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Kesalahan yang perlu dibahas: Audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Screenshot asli Styk Animate · contoh teknik tahap proses · proyek Latar dan Staging Cerita. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 8. Kerjakan versi milikmu · 10 menit Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Tutup dan buka kembali; ulangi satu tindakan sendiri. Simpan versi awal, masukan dan satu revisi. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Tantangan setelah target inti tercapai: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Tuntutan lanjutan: Quick recap dan background · rencana dan audit Sisipkan rehat tangan singkat. Nilai proses dan bukti, bukan banyaknya detail. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 10 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 9. Uji lalu perbaiki · 5 menit Periksa: Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Waspadai: Audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Ubah satu penyebab, lalu bandingkan hasil dengan versi awal. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Dukungan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Untuk animasi putar hasil secara utuh, bukan menilai frame diam saja. Untuk 3D periksa render dan sumber; untuk bitmap/vector cek ukuran penggunaan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 10. Periksa sebelum menyerahkan · 5 menit Siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Sumber .styk terbuka ulang dan aset yang diperlukan tersedia. Serahkan bukti sesi dan hasil ekspor yang sesuai tugas. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Penyerahan: Simpan sumber .styk di Styk Animate, PNG latar, layout staging, dan pose uji, serta hasil uji dan revisi. Identitas bukti: animation-smp-lanjutan-S01-kode-siswa Kriteria tahap proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 11. Jelaskan keputusanmu · 3 menit Apa tujuan visual yang ingin kamu sampaikan? Alternatif mana yang dipilih, dan mengapa? Apa yang berubah setelah masukan atau uji? Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Catat mandiri / dengan petunjuk / perlu penguatan untuk konsep, kontrol alat, dan revisi. Perubahan brief proyek: Mentor memindahkan lokasi aksi ke sisi lain taman. Siswa menata ulang prop atau kontras dan menguji tiga pose tanpa memperluas latar atau mengganti karakter. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 12. Satu temuan untuk sesi berikutnya · 2 menit Sebutkan satu hubungan antara pilihan dan hasilnya. Tuliskan bagian yang masih perlu diperbaiki. Simpan, buka ulang, lalu tutup sesi. Tujuan: Menerapkan audit pose timing dan sumber dengan bukti: siswa menentukan penguatan prioritas dari bukti playback Demo: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan. Tunjukkan pembanding dengan masalah audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Jangan memperluas proyek sebelum target inti tercapai. Bekal program: Dapat menyusun pose sendi, mengatur Inbetweens/Easing, menjaga kontak kaki serta proporsi, membaca durasi, dan menyimpan .styk serta ekspor. Quick recap berupa audit, bukan onboarding ulang. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Orientasi alat · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 10 menit → Praktik 20 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Sumber latihan baru; perangkat siap sebelum kelas. Minimum: Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan Bukti pemahaman: Tutup lalu buka kembali sumber, ulangi satu tindakan tanpa mengikuti klik mentor dan jelaskan apa yang berubah. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 5–10 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. Sumber contoh: ../../contoh/smp-lanjutan-p1/contoh-teknik.zip Rujukan alat: https://app.stykanimate.com/