# Blocking pose ekstrem Animation · SMP Lanjutan · Sesi 18 · 60 menit ## 1. Blocking pose ekstrem · 3 menit Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 2. Tujuan dan bukti belajar · 2 menit Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Selesaikan versi sederhana dahulu; tambahan setelah inti tercapai. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Hasil proyek delapan sesi: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 3. Pahami: Blocking pose ekstrem · 7 menit Storyboard memilih pose dan framing untuk tiap kejadian. Animatic menguji urutan serta waktu baca sebelum gerak diperhalus; blocking menempatkan pose penting. Mulai tiga beat: pemicu, tindakan, akibat. Putar versi kasar tanpa penjelasan dan minta teman menceritakan apa yang terjadi. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Jelaskan hubungan sebab-akibat. Minta siswa memprediksi hasil satu perubahan sebelum mentor memperagakannya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 7 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 4. Kenali tampilan Styk Animate · 2 menit Temukan kanvas, layer/objek, atau timeline yang dipakai dalam latihan. Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Tentukan bagian yang akan kamu ubah pada sumber milikmu. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo sesuai sesi: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Periksa: Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Kesalahan yang perlu dibahas: Pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Screenshot asli Styk Animate · contoh teknik tahap awal · proyek Blocking dan Akting Cerita. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 5. Siapkan alat dan sumber · 3 menit Buka Styk Animate. Siapkan folder sumber, aset, dan ekspor. Buka pekerjaan terakhir atau dokumen baru untuk sesi ini. Gunakan format sumber .styk. Simpan salinan sebelum perubahan besar. Pastikan objek, layer, atau frame yang benar sedang aktif. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Versi minimum: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, pecah animatic menjadi pose perhatian, antisipasi, angkat, dan pulih; susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. 2. Di Styk Animate, bandingkan dua pose persiapan mengangkat lalu pilih yang paling jelas; periksa frame utama lalu perbaiki pegangan serta tumpuan. 3. Di Styk Animate, tambahkan gambar antara secukupnya sambil menjaga jalur tangan serta layang-layang; beri selisih waktu kepala, tangan, serta tali atau prop sederhana. 4. Di Styk Animate, bandingkan playback normal dan frame penting lalu catat masalah prioritas; ubah sifat gerak sesuai brief mentor dan serahkan .styk, preview, serta log revisi. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Produksi mengikuti animatic yang telah dipilih. Dahulukan pose kuat, hubungan tangan-prop, kaki tumpuan, serta offset waktu gerak. Pakai Inbetweens dan Easing setelah blocking lolos; detail wajah atau rig baru tidak diperlukan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 6. Praktik bersama mentor · 8 menit Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Mentor memperagakan satu bagian, lalu berhenti agar siswa mencoba pada sumbernya sendiri. Bandingkan hasil dengan tujuan: Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Tahap proyek saat ini: Di Styk Animate, pecah animatic menjadi pose perhatian, antisipasi, angkat, dan pulih; susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Kesalahan yang sengaja dibandingkan: Pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Jangan mengambil alih pekerjaan siswa. Peragakan pada salinan. Untuk sesi review, gunakan sumber sesi sebelumnya. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 8 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 7. Contoh pengerjaan di Styk Animate · 1 menit Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Bandingkan satu perubahan dengan sumber awal, lalu coba versi milikmu. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo sesuai sesi: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Periksa: Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Kesalahan yang perlu dibahas: Pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Screenshot asli Styk Animate · contoh teknik tahap proses · proyek Blocking dan Akting Cerita. Klik gambar untuk memperbesar. Screenshot berasal dari aplikasi asli yang membuka sumber contoh. Dokumen awal, proses, dan hasil merupakan acuan tahap, bukan rekaman setiap klik atau paket proyek akhir lengkap. Sumber contoh dipakai kembali pada sesi yang melanjutkan proyek sama. Mentor memperagakan tindakan khusus sesi pada salinan sumber, lalu siswa mencoba variasinya sendiri. Untuk animasi, putar sumber dan jangan menilai gerak dari gambar diam. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. ## 8. Kerjakan versi milikmu · 19 menit Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Ubah timing atau pose; bandingkan playback. Simpan versi awal, masukan dan satu revisi. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Tantangan setelah target inti tercapai: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Tuntutan lanjutan: Produksi pose serta gerak · rencana dan audit Sisipkan rehat tangan singkat. Nilai proses dan bukti, bukan banyaknya detail. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 19 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 9. Uji lalu perbaiki · 5 menit Periksa: Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Waspadai: Pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Ubah satu penyebab, lalu bandingkan hasil dengan versi awal. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Dukungan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Untuk animasi putar hasil secara utuh, bukan menilai frame diam saja. Untuk 3D periksa render dan sumber; untuk bitmap/vector cek ukuran penggunaan. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 10. Periksa sebelum menyerahkan · 5 menit Aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Sumber .styk terbuka ulang dan aset yang diperlukan tersedia. Serahkan bukti sesi dan hasil ekspor yang sesuai tugas. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Penyerahan: Simpan sumber .styk di Styk Animate, GIF atau PNG sequence, lembar pose/timing, serta catatan revisi, serta hasil uji dan revisi. Identitas bukti: animation-smp-lanjutan-S18-kode-siswa Kriteria tahap proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 5 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 11. Jelaskan keputusanmu · 3 menit Apa tujuan visual yang ingin kamu sampaikan? Alternatif mana yang dipilih, dan mengapa? Apa yang berubah setelah masukan atau uji? Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Catat mandiri / dengan petunjuk / perlu penguatan untuk konsep, kontrol alat, dan revisi. Perubahan brief proyek: Mentor meminta aksi yang sama terasa lebih hati-hati. Siswa mengubah antisipasi, jeda, serta overlap tanpa mengganti hasil cerita, lalu membandingkan kontak dan keterbacaan kedua versi. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 3 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. ## 12. Satu temuan untuk sesi berikutnya · 2 menit Sebutkan satu hubungan antara pilihan dan hasilnya. Tuliskan bagian yang masih perlu diperbaiki. Simpan, buka ulang, lalu tutup sesi. Tujuan: Menerapkan blocking pose ekstrem dengan bukti: aksi terbaca dari siluet dan posisi prop konsisten Demo: Di Styk Animate, peragakan versi kecil kegiatan pada salinan: susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. Tunjukkan pembanding dengan masalah pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama Persiapan alat: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. Pendampingan: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Batas lingkup: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis. Adaptasi: Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI. Jangan memperluas proyek sebelum target inti tercapai. Bekal program: Dapat menyusun pose sendi, mengatur Inbetweens/Easing, menjaga kontak kaki serta proporsi, membaca durasi, dan menyimpan .styk serta ekspor. Quick recap berupa audit, bukan onboarding ulang. Kebijakan desain: Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal. Hasil minimum proyek: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback. Transfer: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh. Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai. [Estimasi tugas] Jenis: Pembelajaran · 60 menit. Estimasi awal; perlu validasi mentor di kelas Alur: Pembuka dan cek bekal 5 menit → Konsep dan demo 10 menit → Persiapan sumber 3 menit → Praktik 27 menit → Uji dan revisi 10 menit → Simpan, refleksi dan cadangan waktu 5 menit Titik awal: Lanjutkan berkas latihan/proyek yang sudah disimpan; contoh mentor adalah acuan, bukan hasil siswa. Minimum: Di Styk Animate, susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara Bukti pemahaman: Ubah satu timing, pose atau parameter yang relevan; prediksi kesannya lalu bandingkan playback, bukan hanya frame diam. Pengayaan: Setelah target inti tercapai, buat satu variasi pose, timing, warna, atau intensitas efek yang relevan; prediksi dampaknya dan bandingkan playback tanpa memperluas brief. Estimasi tugas mandiri: 11–19 menit. Mengerjakan dan mencoba variasi; uji formal serta penyimpanan memiliki slot terpisah. Jika hasil minimum dan probe sudah terbukti, lanjut ke pengayaan atau refleksi; tidak perlu menghabiskan jatah waktu. Jika belum, kurangi variasi dan catat penguatan. Catat uji kelas: jumlah siswa, menit aktual, bantuan, hasil minimum, hasil probe dan penguatan berikutnya. Slot slide ini 2 menit di dalam alur sesi, bukan tambahan. Sumber contoh: ../../contoh/smp-lanjutan-p3/contoh-teknik.zip Rujukan alat: https://app.stykanimate.com/