Blender
DesktopMengembangkan model 3D, material, pencahayaan, dan render.
Buka BlenderBuka presentasi Pemula dan Lanjutan →
Pilih jenjang dan program sesuai pengalaman siswa. Pemula dan Lanjutan masing-masing memiliki 32 sesi tersendiri.
Aplikasi untuk jenjang SMP, program Pemula. Mentor mendampingi pemilihan dan penggunaannya.
Mengembangkan model 3D, material, pencahayaan, dan render.
Buka BlenderMenguasai navigasi serta penyimpanan Blender, membangun model dasar, menjelaskan pengaruh cahaya, dan membuat animasi transform pendek dengan sumber yang dapat direvisi.
Tidak memerlukan pengalaman 3D. Mulai dari navigasi serta seleksi, transform, Object/Edit Mode, dan penyimpanan; mentor menyesuaikan perangkat serta bantuan.
32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding tool, basic modeling, lighting, lalu simple animation. Batasi 3–6 objek, model low-poly, dan animasi transform 2–3 detik tanpa rig.
Contoh kecil → prediksi → latihan terbimbing → variasi mandiri → satu revisi.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Gunakan model ringan dan render kecil untuk latihan; uji pengaturan pada perangkat kelas. Jangan menilai siswa dari lamanya render.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Tiga bentuk bernama di atas lantai, kamera dan satu render kecil.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Tiga bentuk bernama di atas lantai, kamera dan satu render kecil.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Langkah Pertama di Blender. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Robot low-poly dari sedikit bentuk, satu Extrude dan proporsi yang dapat direvisi.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Robot low-poly dari sedikit bentuk, satu Extrude dan proporsi yang dapat direvisi.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Robot dari Bentuk Dasar. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Dua render objek yang sama dengan satu perubahan lampu serta alasan perbedaannya.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Dua render objek yang sama dengan satu perubahan lampu serta alasan perbedaannya.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Studio Cahaya Mini. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Animasi transform satu objek 2 detik dengan awal–tengah–akhir dan kontak lantai.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: urutan PNG animasi, preview, dan catatan fps/durasi
Animasi transform satu objek 2 detik dengan awal–tengah–akhir dan kontak lantai.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Kotak Bergerak. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Aplikasi untuk jenjang SMP, program Lanjutan. Mentor mendampingi pemilihan dan penggunaannya.
Mengembangkan model 3D, material, pencahayaan, dan render.
Buka BlenderMengaudit fondasi secara terarah, mengelola UV serta tekstur, membangun jaringan shader sederhana, dan merancang kios serta diorama isometrik dengan skala, material, dan cahaya yang konsisten.
Dapat menavigasi Blender, memilih mode yang tepat, membuat serta merevisi mesh dasar, mengatur material dan kamera, lalu menyimpan .blend serta render. Untuk SMA, dapat membuat UV sederhana, sculpt bentuk besar, membaca node material dasar, dan mengatur transform keyframe. Bekal diamati melalui audit proyek pertama.
32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama, lalu tekstur UV dan gambar sendiri, Shader Nodes sederhana, kios isometrik, serta diorama 3–5 aset. Gunakan kamera Orthographic berorientasi isometrik; tidak memakai Geometry Nodes atau simulasi.
Brief dan batas → alternatif → keputusan mandiri → uji pengguna → revisi beralasan.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Gunakan model ringan dan render kecil untuk latihan; uji pengaturan pada perangkat kelas. Jangan menilai siswa dari lamanya render.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Peti sederhana dengan UV checker, satu tekstur sendiri dan sumber terkemas.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Siswa mengaudit bekal lalu menghubungkan geometri, seam, UV, dan gambar tekstur. Kualitas diperiksa pada dua jarak serta pembukaan sumber di lokasi lain, sehingga tidak berhenti pada warna material dasar.
Keputusan yang dibuat siswaMentor meminta label peti dipindah ke sisi lain. Siswa merevisi UV atau gambar secara terarah, menunjukkan hasil dekat-jauh, dan memastikan sumber gambar tetap tersedia.
Peti sederhana dengan UV checker, satu tekstur sendiri dan sumber terkemas.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Peti dengan Tekstur Sendiri. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Satu jaringan material minimum dengan satu parameter yang dapat dijelaskan.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Siswa membangun material yang dapat diubah parameternya dan menelusuri aliran data node. Tantangan utamanya mempertahankan skala pola serta respons cahaya pada bentuk baru, bukan sekadar mengganti warna.
Keputusan yang dibuat siswaMentor mengganti objek uji dengan bentuk memanjang. Siswa memperbaiki koordinat atau skala pola dan kekuatan Bump sambil mempertahankan karakter material pada render pembanding.
Satu jaringan material minimum dengan satu parameter yang dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Material Procedural Sederhana. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Siswa merancang struktur modular dan menguji proporsi dari beberapa arah, lalu menetapkan kamera isometrik secara sadar. Kios harus dapat diubah ukurannya tanpa menyusun ulang seluruh objek atau mengandalkan satu sudut yang menyembunyikan masalah.
Keputusan yang dibuat siswaMentor mengurangi lebar kios tetapi mempertahankan fungsi pintu dan jendela. Siswa menata ulang modul, memeriksa sambungan, lalu membandingkan siluet serta render isometrik sebelum-sesudah.
Kios kecil dengan kamera Orthographic, struktur utama dan satu material.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Kios Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Diorama kecil memakai tiga aset yang sudah dibuat; skala, material dan kamera konsisten.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Proyek final menuntut rancangan adegan baru dengan skala aset, material gambar dan procedural, serta proyeksi yang saling konsisten. Siswa menguji fokus pada pembaca dan memprioritaskan revisi berdasarkan bukti, bukan menambah ornamen.
Keputusan yang dibuat siswaMentor meminta fokus pindah dari bangku ke tanaman. Siswa merevisi susunan, kontras, dan pencahayaan sambil menjaga skala aset serta proyeksi isometrik, lalu mengulang uji thumbnail.
Diorama kecil memakai tiga aset yang sudah dibuat; skala, material dan kamera konsisten.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Sudut Taman Isometrik. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Aplikasi untuk jenjang SMA, program Pemula. Mentor mendampingi pemilihan dan penggunaannya.
Mengembangkan model 3D, material, pencahayaan, dan render.
Buka BlenderMenguasai fondasi modeling, kamera, lighting serta material/UV sederhana melalui aset yang dipakai kembali; mengenali animasi transform. Sculpt adalah eksplorasi opsional setelah fondasi stabil.
Tidak memerlukan pengalaman 3D. Mulai dari navigasi serta seleksi, transform, Object/Edit Mode, dan penyimpanan; mentor menyesuaikan perangkat serta bantuan.
32 sesi × 1 jam; empat proyek kecil yang saling melanjutkan. Modeling, proporsi, siluet, material, kamera dan lighting menjadi inti. Gunakan kembali objek untuk UV, cahaya dan gerak. Sculpting bukan syarat kelulusan.
Contoh kecil → prediksi → latihan terbimbing → variasi mandiri → satu revisi.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Gunakan model ringan dan render kecil untuk latihan; uji pengaturan pada perangkat kelas. Jangan menilai siswa dari lamanya render.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Still life dua atau tiga objek sederhana, satu kamera dan dua uji cahaya.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Still life dua atau tiga objek sederhana, satu kamera dan dua uji cahaya.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Studio Objek Pertama. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Satu prop dari proyek sebelumnya dengan UV terkontrol serta satu tekstur sendiri.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Satu prop dari proyek sebelumnya dengan UV terkontrol serta satu tekstur sendiri.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Prop dengan Tekstur Terencana. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Satu model stylized low-poly dengan massa besar, siluet serta proporsi terbaca; sculpt opsional.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Satu model stylized low-poly dengan massa besar, siluet serta proporsi terbaca; sculpt opsional.
Pengayaan: Pada salinan model low-poly, coba sculpt massa besar dengan resolusi terbatas; bukan syarat kelulusan.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Makhluk Stylized: Bentuk Dasar. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Gunakan objek yang sudah dibuat: satu material sederhana dan animasi transform 2–3 detik.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: urutan PNG animasi, preview, dan catatan fps/durasi
Gunakan objek yang sudah dibuat: satu material sederhana dan animasi transform 2–3 detik.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Material dan Gerak Pendek. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Aplikasi untuk jenjang SMA, program Lanjutan. Mentor mendampingi pemilihan dan penggunaannya.
Mengembangkan model 3D, material, pencahayaan, dan render.
Buka BlenderMengintegrasikan modeling serta sculpting terarah, shader dan tekstur yang dapat direvisi, penyiapan aset untuk shot, serta compositing menjadi video VFX kamera diam dengan bukti proses dan uji keluaran.
Dapat menavigasi Blender, memilih mode yang tepat, membuat serta merevisi mesh dasar, mengatur material dan kamera, lalu menyimpan .blend serta render. Untuk SMA, dapat membuat UV sederhana, sculpt bentuk besar, membaca node material dasar, dan mengatur transform keyframe. Bekal diamati melalui audit proyek pertama.
32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi pertama. Empat proyek: modeling + sculpting prop hero, node + texturing, aset untuk shot VFX, lalu video integrasi kamera diam 3–5 detik. Proyek ketiga dan keempat berkelanjutan memakai aset milik siswa. Tidak mencakup simulasi berat, karakter ber-rig, atau camera solve sebagai syarat kelulusan.
Brief dan batas → alternatif → keputusan mandiri → uji pengguna → revisi beralasan.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Sebelum render sequence VFX: sumber dan tekstur terbuka utuh, skala/origin sesuai, satu frame RGBA tidak berhalo, kontak dan cahaya cocok pada plate kamera diam. Uji awal–tengah–akhir sebelum seluruh durasi; gunakan penguatan bila belum siap.
Gunakan model ringan dan render kecil untuk latihan; uji pengaturan pada perangkat kelas. Jangan menilai siswa dari lamanya render.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Satu prop hero kecil dengan konstruksi bersih dan kerusakan terbatas yang terarah.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Siswa merancang konstruksi prop lalu memadukan modeling dan sculpting dengan batas geometri yang masuk akal. Keputusan modifier, resolusi, serta kerusakan diuji dari beberapa sudut, sehingga kualitas tidak bergantung pada satu render yang menutupi masalah.
Keputusan yang dibuat siswaMentor meminta satu sisi artefak pecah tetapi siluet khas tetap dikenali. Siswa memperbarui konstruksi serta sculpt, membandingkan tiga sudut, dan menjelaskan biaya geometri dari revisinya.
Satu prop hero kecil dengan konstruksi bersih dan kerusakan terbatas yang terarah.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Prop Hero: Modeling dan Sculpting. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Satu material hero dengan mask, parameter terlabel dan dua kondisi yang teruji.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG render dan catatan proses
Siswa menggabungkan UV image dan procedural mask sebagai sistem material yang dapat diuji per cabang. Tantangannya menjaga skala, fungsi input data, serta respons permukaan ketika kondisi cahaya dan brief berubah, bukan sekadar memperbanyak node.
Keputusan yang dibuat siswaMentor meminta versi lembap pada permukaan yang sama. Siswa mengubah mask serta roughness secukupnya, mempertahankan skala tekstur dan detail utama, lalu membandingkan hasil di dua kondisi cahaya.
Satu material hero dengan mask, parameter terlabel dan dua kondisi yang teruji.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Material Hero Berbasis Node. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Aset berpijak pada satu frame plate kamera diam; RGBA dan dependensi diperiksa.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: PNG RGBA uji integrasi, tekstur terkemas, dan spesifikasi shot
Aset dinilai melalui kebutuhan shot nyata: skala, origin, bagian terlihat, kemasan dependensi, alpha, serta kecocokan cahaya. Siswa menyesuaikan model dan material sendiri untuk integrasi footage, sehingga hasilnya melampaui render objek terisolasi.
Keputusan yang dibuat siswaMentor mengubah ukuran dan posisi prop di atas meja. Siswa menyesuaikan skala, kontak, serta render uji RGBA tanpa mengubah plate, lalu memperlihatkan sumber yang tetap lengkap saat dibuka dari folder salinan.
Aset berpijak pada satu frame plate kamera diam; RGBA dan dependensi diperiksa.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Aset 3D Siap Shot VFX. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya.
Tool proyek: Blender
Sumber: .blend · Hasil: video VFX 3–5 detik, PNG sequence master, plate, dan breakdown
Proyek akhir mengintegrasikan aset buatan siswa dengan footage, bukan menampilkan turntable model. Siswa menjaga kontrak shot, menelusuri alpha, bayangan, serta warna, dan memvalidasi hasil bergerak sampai video dapat diputar ulang dengan bukti breakdown.
Keputusan yang dibuat siswaMentor meminta versi shot bersuasana lebih hangat. Siswa memperbarui cahaya dan keseimbangan warna aset secara terarah, menjaga kecocokan dengan plate, lalu mengekspor ulang serta membandingkan frame awal-tengah-akhir.
Shot kamera diam 3 detik, integrasi stabil dan breakdown sebelum–sesudah; gunakan aset proyek sebelumnya.
Pengayaan: Setelah inti lolos, buat satu variasi bentuk atau cahaya pada aset yang sama dan bandingkan render.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot VFX: Objek di Dunia Nyata. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.

Estimasi awal setelah demo, belum hasil pengukuran kelas. Waktu simpan serta uji formal terpisah; jangan menahan siswa yang sudah paham.
Pemilihan program dapat dibahas bersama mentor berdasarkan pengalaman dan contoh karya siswa.
Buka Formulir Pendaftaran