Konsep: Menjelaskan prinsip sesi melalui satu contoh dan satu pembanding.
Keputusan visual: Pilihan bentuk, susunan, warna atau gerak mendukung tujuan dan audiens.
Teknik: Sumber dapat direvisi, aset tersedia dan ekspor berfungsi pada ukuran/durasi penggunaan.
Proses: Ada alternatif, masukan serta revisi dengan alasan; bantuan dicatat.
Catat perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri untuk setiap aspek. Karya sederhana dapat berhasil; kemiripan dengan gambar AI tidak menentukan nilai.
Gunakan resep berikut untuk merakit contoh kerja di Styk Animate · EffectCraft. Mulai dari bentuk atau data minimum, lalu uji sebelum menambahkan hiasan.
Status: draf operasional. Contoh berupa ilustrasi konsep dan resep pengerjaan. Berkas proyek asli aplikasi belum dirakit atau diuji pada perangkat kelas. Mentor perlu mencoba resep, menyesuaikan tempo, dan mencatat hasil uji sebelum mengajar.
Cetak menampilkan jenjang dan program yang sedang dipilih. Nomor sesi dimulai kembali pada setiap program.
SMP · Pemula
Prasyarat: Tidak memerlukan pengalaman animasi. Mulai dari antarmuka, sumber proyek, satu perubahan pose atau properti, playback, dan penyimpanan; mentor menyesuaikan bantuan perangkat.
Batas tugas: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Onboarding digabung dengan prinsip animasi pada bola memantul; proyek berikutnya ekspresi tubuh, siklus jalan, dan cerita tiga beat 3–5 detik. Satu figur sederhana, satu prop, kamera tetap, tanpa lip-sync atau rig wajah otomatis.
Mentor memberi satu demo pendek lalu siswa membuat variasi. Periksa gerak pada kecepatan nyata dan frame penting. Kurangi detail sebelum menambah durasi; simpan versi sumber sebelum perbaikan.
Persiapan tools: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat.
Cara belajar dan pemeriksaan kesiapan
Contoh kecil → prediksi → latihan terbimbing → variasi mandiri → satu revisi.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Cara belajar desain
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: GIF atau PNG sequence, lembar pose/timing, serta catatan revisi
Hasil minimum
Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji.
Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Squash/stretch, antisipasi dan gerak ikutan setelah timing, spacing, lintasan serta kontak terbaca.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Bola Memantul. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Onboarding digabung dengan prinsip animasi pada bola memantul; proyek berikutnya ekspresi tubuh, siklus jalan, dan cerita tiga beat 3–5 detik. Satu figur sederhana, satu prop, kamera tetap, tanpa lip-sync atau rig wajah otomatis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji. Mulai bola kaku. Tambahkan deformasi hanya jika waktu dan pemahaman memungkinkan.
Bangun dalam empat tahap
Buka editor, buat figur bola dan uji simpan-buka
Susun timing, spacing dan lintasan sederhana
Periksa kontak; squash/stretch dan gerak ikutan opsional
Putar beberapa loop, revisi dan presentasikan
Pemeriksaan hasil
□ Pantulan bola kaku 1–2 detik: timing, spacing, lintasan dan kontak terbaca; sumber serta playback diuji.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Pose berubah tetapi durasi serta frame rate tidak dipahami
Spacing merata membuat bola terasa mengambang
Squash menghilangkan kesan volume atau menembus lantai
Sambungan akhir dan awal meloncat saat diputar ulang
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Dua pose emosi dan satu transisi singkat terbaca tanpa detail wajah.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: GIF atau PNG sequence, lembar pose/timing, serta catatan revisi
Hasil minimum
Dua pose emosi dan satu transisi singkat terbaca tanpa detail wajah.
Dua pose emosi dan satu transisi singkat terbaca tanpa detail wajah.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Ekspresi dan Bahasa Tubuh. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Onboarding digabung dengan prinsip animasi pada bola memantul; proyek berikutnya ekspresi tubuh, siklus jalan, dan cerita tiga beat 3–5 detik. Satu figur sederhana, satu prop, kamera tetap, tanpa lip-sync atau rig wajah otomatis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Dua pose emosi dan satu transisi singkat terbaca tanpa detail wajah. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, gambar tiga siluet bahagia, khawatir, dan lega tanpa dialog; siapkan satu figur sederhana lalu bentuk tiga pose dari sendi yang sama. 2. Di Styk Animate, pilih satu pose ragu lalu tempatkan tangan serta kepala agar tidak saling menutup; buat pose lega yang lebih terbuka lalu bandingkan dengan pose ragu. 3. Di Styk Animate, susun ragu-jeda-lega dengan Add Frame dan Inbetweens secukupnya; geser waktu gerak kepala serta tangan dan periksa dengan onion skin. 4. Di Styk Animate, putar hasil pada teman tanpa memberi judul lalu catat tebakan dan waktu baca; revisi satu pose atau jeda dan serahkan .styk, tiga pose, serta GIF/PNG. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan figur joint sederhana. Ekspresi utama melalui bahasa tubuh, bukan rig wajah otomatis: kepala menunduk atau terangkat, bahu menyempit atau terbuka, posisi tangan, serta jeda. Mata atau mulut sederhana dapat menjadi latihan gambar statis tambahan; perubahan ekspresi tidak bergantung lip-sync atau facial morph.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, gambar tiga siluet bahagia, khawatir, dan lega tanpa dialog; siapkan satu figur sederhana lalu bentuk tiga pose dari sendi yang sama
Di Styk Animate, pilih satu pose ragu lalu tempatkan tangan serta kepala agar tidak saling menutup; buat pose lega yang lebih terbuka lalu bandingkan dengan pose ragu
Di Styk Animate, susun ragu-jeda-lega dengan Add Frame dan Inbetweens secukupnya; geser waktu gerak kepala serta tangan dan periksa dengan onion skin
Di Styk Animate, putar hasil pada teman tanpa memberi judul lalu catat tebakan dan waktu baca; revisi satu pose atau jeda dan serahkan .styk, tiga pose, serta GIF/PNG
Pemeriksaan hasil
□ Dua pose emosi dan satu transisi singkat terbaca tanpa detail wajah.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Emosi bergantung pada teks alih-alih pose yang jelas
Kepala dan anggota tubuh berubah ukuran antarpose
Semua sendi bergerak serentak sehingga perhatian hilang
Jeda ekspresi terlalu singkat untuk dibaca
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Satu loop jalan sederhana dengan pose utama dan kaki tumpuan stabil.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: GIF atau PNG sequence, lembar pose/timing, serta catatan revisi
Hasil minimum
Satu loop jalan sederhana dengan pose utama dan kaki tumpuan stabil.
Satu loop jalan sederhana dengan pose utama dan kaki tumpuan stabil.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Siklus Jalan. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Onboarding digabung dengan prinsip animasi pada bola memantul; proyek berikutnya ekspresi tubuh, siklus jalan, dan cerita tiga beat 3–5 detik. Satu figur sederhana, satu prop, kamera tetap, tanpa lip-sync atau rig wajah otomatis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Satu loop jalan sederhana dengan pose utama dan kaki tumpuan stabil. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, buat referensi kontak, down, passing, dan up serta tandai kaki tumpuan; bangun pose kontak dengan panjang anggota tubuh yang tetap. 2. Di Styk Animate, susun pose turun serta kaki melintas sambil memeriksa tinggi badan; tambahkan pose naik dan kontak kaki seberang dengan lengan berlawanan. 3. Di Styk Animate, atur Inbetweens serta Easing dan bandingkan dua tempo jalan; tinjau frame antara dengan onion skin lalu perbaiki kaki meluncur serta lintasan tangan. 4. Di Styk Animate, tambahkan gerak ikutan kecil kepala atau tangan dan uji sambungan siklus; putar beberapa loop, revisi satu temuan, lalu serahkan .styk dan GIF/PNG. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan figur yang sama di atas garis lantai. Pelajari satu siklus jalan di tempat sebelum perpindahan scene. Atur pose sendi, Inbetweens, Easing, arah lengan berlawanan kaki, dan tinggi badan. Hindari gerak kamera serta rig kompleks.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, buat referensi kontak, down, passing, dan up serta tandai kaki tumpuan; bangun pose kontak dengan panjang anggota tubuh yang tetap
Di Styk Animate, susun pose turun serta kaki melintas sambil memeriksa tinggi badan; tambahkan pose naik dan kontak kaki seberang dengan lengan berlawanan
Di Styk Animate, atur Inbetweens serta Easing dan bandingkan dua tempo jalan; tinjau frame antara dengan onion skin lalu perbaiki kaki meluncur serta lintasan tangan
Di Styk Animate, tambahkan gerak ikutan kecil kepala atau tangan dan uji sambungan siklus; putar beberapa loop, revisi satu temuan, lalu serahkan .styk dan GIF/PNG
Pemeriksaan hasil
□ Satu loop jalan sederhana dengan pose utama dan kaki tumpuan stabil.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Pose langkah tidak mempunyai kaki tumpuan yang jelas
Arah tangan dan kaki menghasilkan siluet kaku
Kaki meluncur atau tubuh berubah panjang
Loop mempunyai pose akhir ganda atau arah terbalik
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Cerita tiga beat 3–5 detik dengan satu figur dan satu prop; tanpa dialog wajib.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: film GIF atau video pada format yang diuji, PNG sequence, dan storyboard
Hasil minimum
Cerita tiga beat 3–5 detik dengan satu figur dan satu prop; tanpa dialog wajib.
Cerita tiga beat 3–5 detik dengan satu figur dan satu prop; tanpa dialog wajib.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Cerita Pertamaku. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Onboarding digabung dengan prinsip animasi pada bola memantul; proyek berikutnya ekspresi tubuh, siklus jalan, dan cerita tiga beat 3–5 detik. Satu figur sederhana, satu prop, kamera tetap, tanpa lip-sync atau rig wajah otomatis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Cerita tiga beat 3–5 detik dengan satu figur dan satu prop; tanpa dialog wajib. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, tulis atau gambar awal-pemicu-akhir dengan satu figur dan satu bola; buat tiga thumbnail kamera tetap lalu pilih posisi figur serta prop. 2. Di Styk Animate, susun pose melihat, mendekat, serta bereaksi pada Simple timeline; pakai sebagian walk cycle atau langkah baru untuk mencapai prop. 3. Di Styk Animate, tambahkan antisipasi sentuhan lalu ekspresi melalui kepala, bahu, serta tangan; atur Inbetweens serta Easing agar tiga beat masuk 3–5 detik. 4. Di Styk Animate, minta teman menceritakan kembali lalu perbaiki satu pose atau jeda; ekspor GIF/PNG atau video bila tersedia, lalu serahkan sumber dan thumbnail. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan kamera tetap dan latar minimal. Buat tiga thumbnail lalu pose-to-pose pada Simple timeline; latihan straight-ahead singkat boleh dibandingkan pada salinan. Gabungkan ekspresi dan beberapa langkah, bukan menambah banyak tokoh atau shot.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, tulis atau gambar awal-pemicu-akhir dengan satu figur dan satu bola; buat tiga thumbnail kamera tetap lalu pilih posisi figur serta prop
Di Styk Animate, susun pose melihat, mendekat, serta bereaksi pada Simple timeline; pakai sebagian walk cycle atau langkah baru untuk mencapai prop
Di Styk Animate, tambahkan antisipasi sentuhan lalu ekspresi melalui kepala, bahu, serta tangan; atur Inbetweens serta Easing agar tiga beat masuk 3–5 detik
Di Styk Animate, minta teman menceritakan kembali lalu perbaiki satu pose atau jeda; ekspor GIF/PNG atau video bila tersedia, lalu serahkan sumber dan thumbnail
Pemeriksaan hasil
□ Cerita tiga beat 3–5 detik dengan satu figur dan satu prop; tanpa dialog wajib.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Cerita memuat terlalu banyak aksi untuk durasi
Pose penting tidak terbaca sebelum gerak berikutnya
Jalan dan reaksi tidak mengikuti posisi prop
Ekspor memotong awal atau akhir cerita
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Prasyarat: Dapat menyusun pose sendi, mengatur Inbetweens/Easing, menjaga kontak kaki serta proporsi, membaca durasi, dan menyimpan .styk serta ekspor. Quick recap berupa audit, bukan onboarding ulang.
Batas tugas: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis.
Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI.
Persiapan tools: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat.
Cara belajar dan pemeriksaan kesiapan
Brief dan batas → alternatif → keputusan mandiri → uji pengguna → revisi beralasan.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Cara belajar desain
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca.
Latar dirancang berdasarkan kebutuhan aksi dan keterbacaan, bukan hiasan di belakang figur. Siswa mengaudit fondasi lalu menetapkan skala, ruang kosong, kontras, serta batas lintasan dan membuktikannya dengan beberapa pose uji.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih lokasi serta luas ruang aksi berdasarkan gerak yang direncanakan.
Tentukan detail latar yang dipertahankan atau dikurangi agar siluet terbaca.
Uji pada brief baru
Mentor memindahkan lokasi aksi ke sisi lain taman. Siswa menata ulang prop atau kontras dan menguji tiga pose tanpa memperluas latar atau mengganti karakter.
Hasil minimum
Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca.
Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Latar dan Staging Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan; perbaiki satu masalah pose atau timing dan tetapkan kebutuhan latar cerita layang-layang. 2. Di Styk Animate, buat dua layout taman dengan jalur, pohon, serta bangku dan bidang kosong; gambar latar dari shape/drawing atau impor PNG sendiri lalu simpan asetnya. 3. Di Styk Animate, atur garis lantai, ukuran bangku, serta pemisahan bentuk dekat-jauh; uji tiga pose di lokasi aksi dan kurangi detail atau warna yang mengganggu. 4. Di Styk Animate, tempatkan pose pada awal, tengah, dan akhir jalur tanpa animasi detail; ubah lokasi aksi sesuai masukan mentor lalu serahkan .styk, PNG latar, serta layout. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Recap dua sesi pertama melalui audit pose, kontak, timing, dan ekspor pada sumber lama atau latihan mentor. Latar dibuat dari shape/drawing layer atau PNG buatan sendiri lalu diimpor sebagai background statis. Jangan mengasumsikan background import dapat bergerak sendiri; untuk target inti kamera tetap.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, uji tiga pose, kontak kaki, durasi, serta simpan-buka .styk lalu catat kekurangan; perbaiki satu masalah pose atau timing dan tetapkan kebutuhan latar cerita layang-layang
Di Styk Animate, buat dua layout taman dengan jalur, pohon, serta bangku dan bidang kosong; gambar latar dari shape/drawing atau impor PNG sendiri lalu simpan asetnya
Di Styk Animate, atur garis lantai, ukuran bangku, serta pemisahan bentuk dekat-jauh; uji tiga pose di lokasi aksi dan kurangi detail atau warna yang mengganggu
Di Styk Animate, tempatkan pose pada awal, tengah, dan akhir jalur tanpa animasi detail; ubah lokasi aksi sesuai masukan mentor lalu serahkan .styk, PNG latar, serta layout
Pemeriksaan hasil
□ Satu latar sederhana, garis lantai dan staging figur yang terbaca.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Audit berubah menjadi pengulangan onboarding seluruh proyek
Latar rinci tetapi tidak menyisakan ruang gerak
Skala prop atau garis lantai berbeda dengan figur
Figur menyatu dengan warna latar atau aset impor hilang
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Storyboard empat panel dan animatic kasar tiga beat; waktu baca diuji.
Siswa membandingkan alternatif cerita lalu menguji sebab-akibat, kontinuitas, dan waktu baca sebelum produksi. Animatic menjadi alat keputusan sehingga revisi urutan dan durasi dapat dibuktikan tanpa bergantung pada animasi halus.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih informasi yang wajib muncul pada setiap panel dan framing.
Tentukan panjang hold berdasarkan waktu yang dibutuhkan pembaca.
Uji pada brief baru
Mentor memendekkan durasi animatic satu detik. Siswa mengurangi jeda atau panel yang kurang penting sambil mempertahankan pemicu, usaha, serta hasil, lalu mengulang uji pembaca.
Hasil minimum
Storyboard empat panel dan animatic kasar tiga beat; waktu baca diuji.
Storyboard empat panel dan animatic kasar tiga beat; waktu baca diuji.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Storyboard dan Animatic. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Storyboard empat panel dan animatic kasar tiga beat; waktu baca diuji. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, tetapkan pemicu, usaha, serta hasil cerita mengangkat layang-layang; buat dua urutan cerita singkat lalu pilih berdasarkan keterbacaan. 2. Di Styk Animate, gambar panel bernomor pada lembar terpisah dengan pose, prop, dan arah gerak; periksa posisi figur, ukuran prop, serta garis lantai antarpanel. 3. Di Styk Animate, tempatkan pose panel pada timeline lalu atur hold/Inbetweens minimum; ubah jeda melihat, mengangkat, dan reaksi lalu catat durasi dari playback. 4. Di Styk Animate, minta teman menebak pemicu serta hasil lalu revisi satu panel atau hold; tanggapi perubahan durasi mentor dan serahkan storyboard, .styk, serta GIF/PNG. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Pakai latar sendiri dan satu figur. Storyboard menentukan informasi tiap shot/beat, arah layar, pose utama, serta waktu baca. Animatic berupa pose kasar yang ditahan pada timeline, belum animasi halus. Batasi satu atau dua framing dengan transisi sederhana.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, tetapkan pemicu, usaha, serta hasil cerita mengangkat layang-layang; buat dua urutan cerita singkat lalu pilih berdasarkan keterbacaan
Di Styk Animate, gambar panel bernomor pada lembar terpisah dengan pose, prop, dan arah gerak; periksa posisi figur, ukuran prop, serta garis lantai antarpanel
Di Styk Animate, tempatkan pose panel pada timeline lalu atur hold/Inbetweens minimum; ubah jeda melihat, mengangkat, dan reaksi lalu catat durasi dari playback
Di Styk Animate, minta teman menebak pemicu serta hasil lalu revisi satu panel atau hold; tanggapi perubahan durasi mentor dan serahkan storyboard, .styk, serta GIF/PNG
Pemeriksaan hasil
□ Storyboard empat panel dan animatic kasar tiga beat; waktu baca diuji.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Panel menunjukkan pose tetapi tidak ada hubungan sebab-akibat
Arah layar berubah sehingga figur atau prop membingungkan
Seluruh panel diberi durasi sama tanpa alasan
Animatic dipoles sebelum urutan cerita lolos uji
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: GIF atau PNG sequence, lembar pose/timing, serta catatan revisi
Tantangan Lanjutan
Blocking dinilai dari kontak, antisipasi, serta maksud aksi yang konsisten. Siswa mempertahankan keputusan storyboard saat menggabungkan beberapa sendi dan prop, kemudian memisahkan diagnosis masalah pose, timing, dan inbetween.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih pose ekstrem yang menjelaskan usaha tanpa dialog.
Tentukan offset kepala, tangan, serta prop yang tetap menjaga fokus.
Uji pada brief baru
Mentor meminta aksi yang sama terasa lebih hati-hati. Siswa mengubah antisipasi, jeda, serta overlap tanpa mengganti hasil cerita, lalu membandingkan kontak dan keterbacaan kedua versi.
Hasil minimum
Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten.
Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Blocking dan Akting Cerita. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, pecah animatic menjadi pose perhatian, antisipasi, angkat, dan pulih; susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara. 2. Di Styk Animate, bandingkan dua pose persiapan mengangkat lalu pilih yang paling jelas; periksa frame utama lalu perbaiki pegangan serta tumpuan. 3. Di Styk Animate, tambahkan gambar antara secukupnya sambil menjaga jalur tangan serta layang-layang; beri selisih waktu kepala, tangan, serta tali atau prop sederhana. 4. Di Styk Animate, bandingkan playback normal dan frame penting lalu catat masalah prioritas; ubah sifat gerak sesuai brief mentor dan serahkan .styk, preview, serta log revisi. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Produksi mengikuti animatic yang telah dipilih. Dahulukan pose kuat, hubungan tangan-prop, kaki tumpuan, serta offset waktu gerak. Pakai Inbetweens dan Easing setelah blocking lolos; detail wajah atau rig baru tidak diperlukan.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, pecah animatic menjadi pose perhatian, antisipasi, angkat, dan pulih; susun pose utama tanpa memperhalus gambar antara
Di Styk Animate, bandingkan dua pose persiapan mengangkat lalu pilih yang paling jelas; periksa frame utama lalu perbaiki pegangan serta tumpuan
Di Styk Animate, tambahkan gambar antara secukupnya sambil menjaga jalur tangan serta layang-layang; beri selisih waktu kepala, tangan, serta tali atau prop sederhana
Di Styk Animate, bandingkan playback normal dan frame penting lalu catat masalah prioritas; ubah sifat gerak sesuai brief mentor dan serahkan .styk, preview, serta log revisi
Pemeriksaan hasil
□ Blocking pose utama dengan kontak tangan/kaki/prop yang konsisten.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Pose antisipasi tidak menyiapkan aksi utama
Tangan dan layang-layang terlepas tanpa sengaja
Inbetween merusak tumpuan kaki atau siluet
Overlap menambah gerak tetapi menghilangkan fokus
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Film 5 detik dari proyek sebelumnya, satu figur dan prop; kontinuitas serta ekspor diperiksa.
Tool proyek: Styk Animate Sumber: .styk · Hasil: film GIF atau video pada format yang diuji, PNG sequence, dan storyboard
Tantangan Lanjutan
Film final menggabungkan rancangan latar, storyboard, akting, serta kontrol waktu milik siswa dalam produksi utuh. Kelulusan melihat pemahaman penonton, kontinuitas, dan bukti revisi, bukan sekadar panjang video atau kemiripan contoh.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih bagian yang perlu diperhalus berdasarkan peran dalam cerita.
Tentukan prioritas revisi dari hasil uji penonton serta batas durasi.
Uji pada brief baru
Mentor meminta penutup lebih tenang tetapi durasi film tetap. Siswa menyeimbangkan kembali hold dan timing beat sebelumnya, menjaga kontinuitas, lalu menguji apakah penonton tetap memahami hasil cerita.
Hasil minimum
Film 5 detik dari proyek sebelumnya, satu figur dan prop; kontinuitas serta ekspor diperiksa.
Film 5 detik dari proyek sebelumnya, satu figur dan prop; kontinuitas serta ekspor diperiksa.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Film Animasi Pendek. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal, kemudian background dan staging, storyboard/animatic, blocking-akting, serta film 5–8 detik. Proyek saling berlanjut memakai satu figur, satu prop, dan latar sendiri. Batasi kamera tetap atau dua framing; background impor merupakan gambar statis.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Film 5 detik dari proyek sebelumnya, satu figur dan prop; kontinuitas serta ekspor diperiksa. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan Styk Animate: Siapkan Styk Animate dengan Simple timeline, Figure Builder, pose sendi, Add Frame, Inbetweens, Easing, onion skin, serta impor background statis. Uji Save .styk, buka ulang, ekspor GIF atau PNG sequence, dan durasi hasil. Siapkan figur sederhana, garis lantai, serta latar buatan sendiri; detail wajah, rig baru, dan suara tidak menjadi syarat. 1. Di Styk Animate, buka background, storyboard, animatic, dan blocking lalu tetapkan daftar selesai; periksa skala figur, lokasi prop, warna, serta framing dari awal sampai akhir. 2. Di Styk Animate, revisi jalur, kontak, dan Inbetweens pada bagian terpenting; atur gestur serta hold penutup sehingga hasil aksi dapat dibaca. 3. Di Styk Animate, tunjukkan tanpa penjelasan lalu catat urutan kejadian yang ditangkap penonton; ekspor GIF/PNG atau video yang telah diuji lalu bandingkan dengan playback sumber. 4. Di Styk Animate, simpan .styk, background, storyboard, hasil, serta perbandingan revisi; tanggapi perubahan beat mentor lalu presentasikan film beserta keputusan produksi. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan aset dan blocking proyek sebelumnya, lalu finalkan cerita dengan kamera tetap atau maksimum dua framing. Fokus pada kontinuitas, timing, ekspresi, serta akhir yang terbaca. Tidak menambah tokoh, lipsync, atau adegan kompleks menjelang akhir.
Bangun dalam empat tahap
Di Styk Animate, buka background, storyboard, animatic, dan blocking lalu tetapkan daftar selesai; periksa skala figur, lokasi prop, warna, serta framing dari awal sampai akhir
Di Styk Animate, revisi jalur, kontak, dan Inbetweens pada bagian terpenting; atur gestur serta hold penutup sehingga hasil aksi dapat dibaca
Di Styk Animate, tunjukkan tanpa penjelasan lalu catat urutan kejadian yang ditangkap penonton; ekspor GIF/PNG atau video yang telah diuji lalu bandingkan dengan playback sumber
Di Styk Animate, simpan .styk, background, storyboard, hasil, serta perbandingan revisi; tanggapi perubahan beat mentor lalu presentasikan film beserta keputusan produksi
Pemeriksaan hasil
□ Film 5 detik dari proyek sebelumnya, satu figur dan prop; kontinuitas serta ekspor diperiksa.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Aset berganti ukuran atau warna antarbagian
Gerak sudah halus tetapi pemicu serta hasil cerita tidak terbaca
Ekspor mengubah timing atau memotong akhir
Revisi final menambah fitur baru tanpa menuntaskan masalah inti
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Prasyarat: Tidak memerlukan pengalaman animasi. Mulai dari antarmuka, sumber proyek, satu perubahan pose atau properti, playback, dan penyimpanan; mentor menyesuaikan bantuan perangkat.
Batas tugas: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding, basic motion, efek sederhana, dan mograph 6–8 detik. Batasi tiga shape utama, teks pendek, satu mask reveal, serta efek terarah. Uji anchor, timing, dan waktu baca sebelum menambah dekorasi.
Mentor memberi satu demo pendek lalu siswa membuat variasi. Periksa gerak pada kecepatan nyata dan frame penting. Kurangi detail sebelum menambah durasi; simpan versi sumber sebelum perbaikan.
Persiapan tools: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai.
Cara belajar dan pemeriksaan kesiapan
Contoh kecil → prediksi → latihan terbimbing → variasi mandiri → satu revisi.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Motion Graphics
Gunakan audio sendiri atau berizin; catat asalnya. Jika alur impor/render audio telah diuji mentor, periksa sinkronisasi dan keseimbangan volume pada playback. Jika belum, gunakan hasil tanpa suara; audio bukan syarat lulus.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Composition 2 detik dengan dua shape, satu properti berubah dan sumber tersimpan.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: PNG sequence, preview, serta catatan parameter dan timing
Hasil minimum
Composition 2 detik dengan dua shape, satu properti berubah dan sumber tersimpan.
Composition 2 detik dengan dua shape, satu properti berubah dan sumber tersimpan.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Komposisi Pertama. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding, basic motion, efek sederhana, dan mograph 6–8 detik. Batasi tiga shape utama, teks pendek, satu mask reveal, serta efek terarah. Uji anchor, timing, dan waktu baca sebelum menambah dekorasi.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Composition 2 detik dengan dua shape, satu properti berubah dan sumber tersimpan. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, buka EffectCraft, temukan Project, Composition, Timeline, Save, serta buat .ecproj; buat composition 960 × 540, 24 fps, durasi 2–3 detik lalu atur work area. 2. Di EffectCraft, buat lingkaran serta persegi dengan nama dan warna berbeda lalu ubah urutan layer; ubah Position, Scale, Rotation, serta Opacity tanpa keyframe lalu bandingkan. 3. Di EffectCraft, pasang dua keyframe Position atau Opacity pada satu shape; putar preview serta periksa frame awal-tengah-akhir tanpa menambah efek. 4. Di EffectCraft, render urutan PNG kecil ke folder terpisah dan periksa beberapa frame; revisi satu posisi atau waktu lalu serahkan .ecproj, PNG sequence, serta catatan. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Mulai dari Project, Composition, Timeline, playhead, shape layer, Transform, preview, Save, serta Render Queue. Kenalkan frame rate dan durasi pada komposisi kecil sebelum memakai preset atau footage.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, buka EffectCraft, temukan Project, Composition, Timeline, Save, serta buat .ecproj; buat composition 960 × 540, 24 fps, durasi 2–3 detik lalu atur work area
Di EffectCraft, buat lingkaran serta persegi dengan nama dan warna berbeda lalu ubah urutan layer; ubah Position, Scale, Rotation, serta Opacity tanpa keyframe lalu bandingkan
Di EffectCraft, pasang dua keyframe Position atau Opacity pada satu shape; putar preview serta periksa frame awal-tengah-akhir tanpa menambah efek
Di EffectCraft, render urutan PNG kecil ke folder terpisah dan periksa beberapa frame; revisi satu posisi atau waktu lalu serahkan .ecproj, PNG sequence, serta catatan
Pemeriksaan hasil
□ Composition 2 detik dengan dua shape, satu properti berubah dan sumber tersimpan.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Composition dan frame rate tidak sesuai tujuan keluaran
Keyframe berada pada properti atau layer yang salah
Shape terpotong karena ukuran scene atau anchor belum dipahami
Sumber dan render tersimpan tanpa folder terpisah
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Gerak 3 detik dengan anchor terkontrol, dua keyframe dan perbandingan linear/easing.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: PNG sequence, preview, serta catatan parameter dan timing
Hasil minimum
Gerak 3 detik dengan anchor terkontrol, dua keyframe dan perbandingan linear/easing.
Gerak 3 detik dengan anchor terkontrol, dua keyframe dan perbandingan linear/easing.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Gerak Grafis Dasar. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding, basic motion, efek sederhana, dan mograph 6–8 detik. Batasi tiga shape utama, teks pendek, satu mask reveal, serta efek terarah. Uji anchor, timing, dan waktu baca sebelum menambah dekorasi.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Gerak 3 detik dengan anchor terkontrol, dua keyframe dan perbandingan linear/easing. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, gambar tiga beat masuk, settle, dan keluar dengan tiga shape maksimum; buat dua versi perpindahan dengan jarak posisi atau interval keyframe berbeda. 2. Di EffectCraft, pindahkan anchor pada shape lalu bandingkan rotasi terhadap pusat dan tepi; hubungkan dua shape bila perlu dan uji transform parent pada salinan. 3. Di EffectCraft, bandingkan interpolasi pada gerak yang sama lalu pilih easing; rapikan satu kurva posisi atau scale lalu kurangi overshoot berlebihan. 4. Di EffectCraft, geser waktu masuk shape pendukung lalu uji settle dan waktu baca; bandingkan dua timing dan serahkan sumber serta render pendek. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Batasi tiga shape. Pelajari anchor, parenting sederhana, Linear/Bezier/Easy Ease dan Graph Editor pada satu parameter. Gunakan gerak masuk-settle-keluar sebelum menambah dekorasi atau efek.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, gambar tiga beat masuk, settle, dan keluar dengan tiga shape maksimum; buat dua versi perpindahan dengan jarak posisi atau interval keyframe berbeda
Di EffectCraft, pindahkan anchor pada shape lalu bandingkan rotasi terhadap pusat dan tepi; hubungkan dua shape bila perlu dan uji transform parent pada salinan
Di EffectCraft, bandingkan interpolasi pada gerak yang sama lalu pilih easing; rapikan satu kurva posisi atau scale lalu kurangi overshoot berlebihan
Di EffectCraft, geser waktu masuk shape pendukung lalu uji settle dan waktu baca; bandingkan dua timing dan serahkan sumber serta render pendek
Pemeriksaan hasil
□ Gerak 3 detik dengan anchor terkontrol, dua keyframe dan perbandingan linear/easing.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Anchor point menyebabkan putaran melenceng
Semua objek bergerak serentak sehingga fokus hilang
Easing menimbulkan overshoot yang tidak dimaksud
Gerak keluar memotong waktu baca objek utama
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Baseline, satu mask reveal dan satu efek ringan dibandingkan pada parameter terbatas.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: PNG sequence, preview, serta catatan parameter dan timing
Hasil minimum
Baseline, satu mask reveal dan satu efek ringan dibandingkan pada parameter terbatas.
Baseline, satu mask reveal dan satu efek ringan dibandingkan pada parameter terbatas.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Eksperimen Efek Visual. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding, basic motion, efek sederhana, dan mograph 6–8 detik. Batasi tiga shape utama, teks pendek, satu mask reveal, serta efek terarah. Uji anchor, timing, dan waktu baca sebelum menambah dekorasi.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Baseline, satu mask reveal dan satu efek ringan dibandingkan pada parameter terbatas. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, buat composition dengan satu lingkaran serta satu warna latar lalu simpan pembanding; pasang satu Blur atau Glow yang telah diuji mentor lalu ubah satu nilai. 2. Di EffectCraft, gambar mask pada layer latihan lalu uji area yang tampil atau tersembunyi; atur feather rendah dan animasikan reveal sederhana. 3. Di EffectCraft, bandingkan dua intensitas Glow/Blur dengan gerak serta latar tetap; ubah urutan dua pengolahan pada salinan dan cek Opacity di frame penting. 4. Di EffectCraft, render sebelum-sesudah pada ukuran kecil lalu periksa tepi serta waktu baca; serahkan tiga pembanding serta .ecproj dan catatan parameter. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan shape yang sama sebagai kontrol. Ajarkan Effect Controls, mask, feather, Opacity, satu Glow atau Blur yang tersedia pada versi kelas, dan urutan efek. Tujuan memahami fungsi serta batas efek, bukan koleksi preset.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, buat composition dengan satu lingkaran serta satu warna latar lalu simpan pembanding; pasang satu Blur atau Glow yang telah diuji mentor lalu ubah satu nilai
Di EffectCraft, gambar mask pada layer latihan lalu uji area yang tampil atau tersembunyi; atur feather rendah dan animasikan reveal sederhana
Di EffectCraft, bandingkan dua intensitas Glow/Blur dengan gerak serta latar tetap; ubah urutan dua pengolahan pada salinan dan cek Opacity di frame penting
Di EffectCraft, render sebelum-sesudah pada ukuran kecil lalu periksa tepi serta waktu baca; serahkan tiga pembanding serta .ecproj dan catatan parameter
Pemeriksaan hasil
□ Baseline, satu mask reveal dan satu efek ringan dibandingkan pada parameter terbatas.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Efek dipasang pada layer yang salah
Mask menutup objek tanpa memahami mode atau feather
Glow atau Blur terlalu kuat sehingga bentuk hilang
Dua pembanding mengubah banyak variabel sekaligus
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Mograph 6 detik dengan pesan pendek, dua tingkat teks dan penutup yang terbaca.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: PNG sequence, preview, serta catatan parameter dan timing
Hasil minimum
Mograph 6 detik dengan pesan pendek, dua tingkat teks dan penutup yang terbaca.
Mograph 6 detik dengan pesan pendek, dua tingkat teks dan penutup yang terbaca.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Gunakan tema atau isi baru pada Mograph Pesan Singkat. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Empat proyek: onboarding, basic motion, efek sederhana, dan mograph 6–8 detik. Batasi tiga shape utama, teks pendek, satu mask reveal, serta efek terarah. Uji anchor, timing, dan waktu baca sebelum menambah dekorasi.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Mograph 6 detik dengan pesan pendek, dua tingkat teks dan penutup yang terbaca. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, tetapkan satu ajakan pendek serta tiga beat masalah, solusi, dan penutup; buat tiga thumbnail dengan shape botol serta posisi teks. 2. Di EffectCraft, susun objek, satu atau dua baris teks, serta nama layer yang rapi; buat keyframe transform utama serta offset waktu antarobjek. 3. Di EffectCraft, perhalus gerak lalu tambahkan satu mask reveal atau efek ringan yang mendukung pesan; minta teman menyebut pesan setelah satu playback lalu revisi hold atau ukuran teks. 4. Di EffectCraft, render PNG sequence dan video jika format sudah diuji lalu buka hasil; tunjukkan storyboard, hasil, serta satu revisi dari penguji. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Gunakan tema isi ulang botol sebagai contoh, namun siswa memilih bentuk serta komposisi sendiri. Batasi tiga beat dan satu pesan pendek. Atur anchor, easing, timing, mask atau satu efek terarah; uji waktu baca sebelum ekspor.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, tetapkan satu ajakan pendek serta tiga beat masalah, solusi, dan penutup; buat tiga thumbnail dengan shape botol serta posisi teks
Di EffectCraft, susun objek, satu atau dua baris teks, serta nama layer yang rapi; buat keyframe transform utama serta offset waktu antarobjek
Di EffectCraft, perhalus gerak lalu tambahkan satu mask reveal atau efek ringan yang mendukung pesan; minta teman menyebut pesan setelah satu playback lalu revisi hold atau ukuran teks
Di EffectCraft, render PNG sequence dan video jika format sudah diuji lalu buka hasil; tunjukkan storyboard, hasil, serta satu revisi dari penguji
Pemeriksaan hasil
□ Mograph 6 detik dengan pesan pendek, dua tingkat teks dan penutup yang terbaca.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Dekorasi lebih dominan daripada pesan
Teks terlalu kecil atau waktu baca terlalu singkat
Efek dan gerak tidak mengikuti hierarki
Render berbeda dari preview atau aset/font hilang
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
Prasyarat: Dapat membuat composition serta shape/text layer, mengatur anchor, transform keyframe, easing, mask atau efek dasar, lalu menyimpan .ecproj dan hasil render. Quick recap dipakai untuk audit kelemahan terarah.
Batas tugas: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal. Empat proyek: sistem efek, basic movie editing 2–3 klip, satu shot VFX kamera diam 3–5 detik, serta film final 10–15 detik. Editing dilakukan dengan footage layers, trim in/out, offset, cut/dissolve; tidak mensyaratkan fitur NLE multicam, camera solve, plugin, atau simulasi berat.
Siswa menyimpan brief, alasan pilihan, hasil uji penonton, serta revisi. Mentor memberi pertanyaan dan perubahan brief; nilai kontrol pose/gerak/efek serta diagnosis, bukan kemiripan contoh AI.
Persiapan tools: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai.
Cara belajar dan pemeriksaan kesiapan
Brief dan batas → alternatif → keputusan mandiri → uji pengguna → revisi beralasan.
Catat waktu efektif, bentuk bantuan dan hasil tantangan mandiri. Gunakan penguatan jika fondasi belum konsisten.
Editing dan Compositing VFX
Sebelum proyek footage/VFX, siswa dapat menetapkan fps dan durasi, memotong dua klip, menjelaskan sumber media, serta menguji satu mask pada plate kamera diam. Motion graphics menjadi bekal, bukan bukti otomatis menguasai editing/compositing.
Gunakan audio sendiri atau berizin; catat asalnya. Jika alur impor/render audio telah diuji mentor, periksa sinkronisasi dan keseimbangan volume pada playback. Jika belum, gunakan hasil tanpa suara; audio bukan syarat lulus.
Nilai konsep, keputusan visual, teknik dan proses secara terpisah: perlu contoh langsung / mampu dengan petunjuk / mandiri. Kerapian atau kemiripan gambar AI bukan ukuran tunggal.
Catat waktu efektif, bagian sulit, bantuan dan hasil tugas transfer saat uji kelas. Gunakan waktu pengayaan untuk penguatan jika hasil minimum belum tercapai.
SMA · Lanjutan · Editing dan Compositing VFX · sesi 1–8
1. Sistem Efek Terarah
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Satu sistem efek 3 detik dengan urutan dan satu parameter yang dapat diubah dari brief.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: PNG sequence, preview, serta catatan parameter dan timing
Tantangan Lanjutan
Efek diperlakukan sebagai sistem pengolahan yang dapat ditelusuri, bukan preset yang ditempel. Siswa menentukan struktur, mask atau matte, urutan, serta parameter pengendali dan membuktikan kualitasnya pada kondisi brief yang berubah.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih struktur precomposition dan sumber mask yang memudahkan revisi.
Tentukan dua efek serta batas parameter agar fokus dan tepi tetap terbaca.
Uji pada brief baru
Mentor mengganti latar terang menjadi gelap. Siswa menyesuaikan intensitas, radius, serta kontras sistem efek sambil mempertahankan timing dan hierarki, lalu membandingkan tiga frame uji.
Hasil minimum
Satu sistem efek 3 detik dengan urutan dan satu parameter yang dapat diubah dari brief.
Satu sistem efek 3 detik dengan urutan dan satu parameter yang dapat diubah dari brief.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Sistem Efek Terarah. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal. Empat proyek: sistem efek, basic movie editing 2–3 klip, satu shot VFX kamera diam 3–5 detik, serta film final 10–15 detik. Editing dilakukan dengan footage layers, trim in/out, offset, cut/dissolve; tidak mensyaratkan fitur NLE multicam, camera solve, plugin, atau simulasi berat.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Satu sistem efek 3 detik dengan urutan dan satu parameter yang dapat diubah dari brief. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, uji composition latihan, anchor, tiga keyframe, easing, serta render lalu catat kelemahan; perbaiki satu masalah fondasi lalu gambar alur sumber, mask/matte, efek, serta output. 2. Di EffectCraft, pisahkan kelompok efek ke precomposition lalu uji transform serta durasinya; pakai mask atau alpha matte sederhana dengan sumber yang tepat dan uji tepi. 3. Di EffectCraft, gabungkan dua efek yang tersedia lalu bandingkan urutan pada baseline yang sama; animasikan satu parameter intensitas atau radius lalu atur easing. 4. Di EffectCraft, bandingkan preview kecil dan render frame awal-tengah-akhir lalu sederhanakan efek bila perlu; ubah suasana efek sesuai permintaan mentor dan serahkan source, render, serta parameter. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Rancangan konsep: Recap dua sesi melalui audit keyframe, anchor, easing, serta render. Lanjutkan precomposition, mask/matte sederhana, feather, serta kombinasi Glow dan koreksi warna atau Blur yang diuji. Pilih dua efek yang saling mendukung; tidak memerlukan plugin, expression coding, simulasi, atau model AI.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, uji composition latihan, anchor, tiga keyframe, easing, serta render lalu catat kelemahan; perbaiki satu masalah fondasi lalu gambar alur sumber, mask/matte, efek, serta output
Di EffectCraft, pisahkan kelompok efek ke precomposition lalu uji transform serta durasinya; pakai mask atau alpha matte sederhana dengan sumber yang tepat dan uji tepi
Di EffectCraft, gabungkan dua efek yang tersedia lalu bandingkan urutan pada baseline yang sama; animasikan satu parameter intensitas atau radius lalu atur easing
Di EffectCraft, bandingkan preview kecil dan render frame awal-tengah-akhir lalu sederhanakan efek bila perlu; ubah suasana efek sesuai permintaan mentor dan serahkan source, render, serta parameter
Pemeriksaan hasil
□ Satu sistem efek 3 detik dengan urutan dan satu parameter yang dapat diubah dari brief.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Audit berubah menjadi pengulangan basic motion seluruh proyek
Mask atau matte mengambil layer yang tidak dimaksud
Urutan efek menyebabkan clipping atau highlight berlebihan
Sistem sulit direvisi karena parameter dan sumber tidak dinamai
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
SMA · Lanjutan · Editing dan Compositing VFX · sesi 9–16
2. Rangkaian Film Pendek
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Dua klip berizin tersambung tanpa gap, arah aksi konsisten dan hasil dapat diputar.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: video uji, PNG sequence, footage/aset, dan catatan cut atau compositing
Tantangan Lanjutan
Siswa memilih bagian footage dan menguji hubungan antarklip, bukan hanya menggerakkan shape. Keputusan in/out, cut, kontinuitas, serta ritme harus mendukung cerita dan tetap dapat direvisi dari sumber beserta media yang lengkap.
Keputusan yang dibuat siswa
Tentukan titik potong yang mempertahankan informasi aksi.
Pilih cut atau dissolve berdasarkan hubungan dua klip, bukan dekorasi.
Uji pada brief baru
Mentor mengurangi total durasi dua detik. Siswa memperpendek bagian tanpa informasi baru sambil menjaga kontinuitas serta hasil aksi, lalu meminta penguji menceritakan ulang rangkaiannya.
Hasil minimum
Dua klip berizin tersambung tanpa gap, arah aksi konsisten dan hasil dapat diputar.
Dua klip berizin tersambung tanpa gap, arah aksi konsisten dan hasil dapat diputar.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Rangkaian Film Pendek. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal. Empat proyek: sistem efek, basic movie editing 2–3 klip, satu shot VFX kamera diam 3–5 detik, serta film final 10–15 detik. Editing dilakukan dengan footage layers, trim in/out, offset, cut/dissolve; tidak mensyaratkan fitur NLE multicam, camera solve, plugin, atau simulasi berat.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Dua klip berizin tersambung tanpa gap, arah aksi konsisten dan hasil dapat diputar. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, pilih dua atau tiga klip meja dan tetapkan urutan kejadian serta durasi; impor klip, cek frame rate, resolusi, durasi, serta tetapkan composition. 2. Di EffectCraft, tandai bagian berguna lalu trim layer agar hanya aksi yang diperlukan dipakai; atur footage layers secara berurutan dengan offset serta periksa sambungan. 3. Di EffectCraft, bandingkan akhir klip dengan awal berikutnya lalu revisi titik potong; bandingkan cut langsung dengan satu dissolve melalui Opacity berlawanan. 4. Di EffectCraft, cek ritme tanpa audio wajib serta gunakan suara latihan berizin bila tersedia lalu render pendek; tanggapi perubahan durasi lalu serahkan .ecproj, media, video uji, serta catatan cut. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Gunakan footage sendiri atau latihan berizin. Uji video MP4 dari Render Queue pada versi desktop kelas; jika format browser belum sesuai, buka .ecproj dan media di EffectCraft desktop untuk ekspor video. PNG sequence tetap menjadi master. Rancangan konsep: Gunakan footage latihan buatan sendiri atau berizin dari mentor: meja, buku, dan pensil tanpa data pribadi. Editing dasar dikerjakan sebagai footage layers di composition EffectCraft melalui in/out, offset/start time, susunan layer, serta Opacity untuk dissolve. Ini editing singkat pada compositor, bukan mengasumsikan fitur NLE multicam.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, pilih dua atau tiga klip meja dan tetapkan urutan kejadian serta durasi; impor klip, cek frame rate, resolusi, durasi, serta tetapkan composition
Di EffectCraft, tandai bagian berguna lalu trim layer agar hanya aksi yang diperlukan dipakai; atur footage layers secara berurutan dengan offset serta periksa sambungan
Di EffectCraft, bandingkan akhir klip dengan awal berikutnya lalu revisi titik potong; bandingkan cut langsung dengan satu dissolve melalui Opacity berlawanan
Di EffectCraft, cek ritme tanpa audio wajib serta gunakan suara latihan berizin bila tersedia lalu render pendek; tanggapi perubahan durasi lalu serahkan .ecproj, media, video uji, serta catatan cut
Pemeriksaan hasil
□ Dua klip berizin tersambung tanpa gap, arah aksi konsisten dan hasil dapat diputar.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Frame rate atau durasi footage berbeda tanpa diperiksa
Cut terjadi sebelum aksi penting sehingga kontinuitas hilang
Opacity antarclip meninggalkan celah hitam tak disengaja
Media hanya tertaut pada lokasi lama dan hilang saat dipindah
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
SMA · Lanjutan · Editing dan Compositing VFX · sesi 17–24
3. Shot Visual Effect
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Shot kamera diam 3 detik dengan satu efek, mask serta warna yang menyatu.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: video uji, PNG sequence, footage/aset, dan catatan cut atau compositing
Tantangan Lanjutan
VFX dinilai sebagai integrasi efek ke footage dengan kontrak shot, orientasi, tepi, warna, serta timing yang konsisten. Siswa menelusuri masalah pada plate dan overlay secara terpisah lalu membuktikan perbaikan sepanjang shot bergerak.
Keputusan yang dibuat siswa
Tentukan skala, orientasi, serta momen kemunculan ring dari konteks plate.
Pilih mask, feather, warna, dan kekuatan glow yang menjaga detail asli.
Uji pada brief baru
Mentor meminta efek muncul lebih lambat dan hilang sebelum akhir shot. Siswa menggeser keyframe serta batas layer secara konsisten, memeriksa tiga frame baru, dan mempertahankan kecocokan warna serta posisi.
Hasil minimum
Shot kamera diam 3 detik dengan satu efek, mask serta warna yang menyatu.
Shot kamera diam 3 detik dengan satu efek, mask serta warna yang menyatu.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Shot Visual Effect. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal. Empat proyek: sistem efek, basic movie editing 2–3 klip, satu shot VFX kamera diam 3–5 detik, serta film final 10–15 detik. Editing dilakukan dengan footage layers, trim in/out, offset, cut/dissolve; tidak mensyaratkan fitur NLE multicam, camera solve, plugin, atau simulasi berat.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Shot kamera diam 3 detik dengan satu efek, mask serta warna yang menyatu. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, tandai lokasi buku, arah cahaya, durasi, serta posisi ring pada plate kamera diam; impor plate dan buat composition dengan fps, resolusi, serta rentang yang sama. 2. Di EffectCraft, buat ring dari shape lalu atur Scale/Rotation serta posisi agar sesuai bidang; animasikan Opacity serta satu transform dengan easing yang sesuai aksi. 3. Di EffectCraft, atur mask serta feather untuk membatasi ring pada area yang dimaksud; atur Glow serta warna overlay dengan membandingkan plate asli. 4. Di EffectCraft, render awal-tengah-akhir serta playback seluruh shot lalu diagnosis drift, tepi, serta timing; ubah waktu kemunculan efek lalu serahkan source, plate, render, serta breakdown. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Gunakan footage sendiri atau latihan berizin. Uji video MP4 dari Render Queue pada versi desktop kelas; jika format browser belum sesuai, buka .ecproj dan media di EffectCraft desktop untuk ekspor video. PNG sequence tetap menjadi master. Rancangan konsep: Gunakan plate kamera terkunci dan tanpa objek melintas untuk target minimum. Buat ring dari shape, transform serta Opacity, Glow ringan, dan mask; cocokkan perspektif secara manual. Occlusion sederhana lewat mask manual menjadi pengayaan setelah shot stabil. Tidak memerlukan camera solve, 3D asset, plugin, atau tracking otomatis.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, tandai lokasi buku, arah cahaya, durasi, serta posisi ring pada plate kamera diam; impor plate dan buat composition dengan fps, resolusi, serta rentang yang sama
Di EffectCraft, buat ring dari shape lalu atur Scale/Rotation serta posisi agar sesuai bidang; animasikan Opacity serta satu transform dengan easing yang sesuai aksi
Di EffectCraft, atur mask serta feather untuk membatasi ring pada area yang dimaksud; atur Glow serta warna overlay dengan membandingkan plate asli
Di EffectCraft, render awal-tengah-akhir serta playback seluruh shot lalu diagnosis drift, tepi, serta timing; ubah waktu kemunculan efek lalu serahkan source, plate, render, serta breakdown
Pemeriksaan hasil
□ Shot kamera diam 3 detik dengan satu efek, mask serta warna yang menyatu.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Efek bergeser karena plate ternyata memakai kamera bergerak
Orientasi serta ukuran overlay tidak sesuai bidang buku
Glow dan warna terlalu kuat dibanding footage
Alpha mask atau rentang layer memotong awal/akhir efek
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian
SMA · Lanjutan · Editing dan Compositing VFX · sesi 25–32
4. Film dengan Integrasi VFX
Contoh konsep hasil generasi AI (ChatGPT) berupa gambar statis atau panel pose, bukan video, footage asli, tangkapan layar aplikasi, atau karya siswa. Siswa membuat sendiri pose, keyframe, gerak, serta efek dan menguji hasil ekspor di tool yang digunakan. Detail contoh dapat disederhanakan sesuai tujuan belajar.
Hasil yang dituju: Film 10 detik dari dua klip termasuk satu shot VFX; video final, media serta breakdown tersedia.
Tool proyek: EffectCraft Sumber: .ecproj · Hasil: video final 10–15 detik, PNG sequence master, footage/aset, dan breakdown
Tantangan Lanjutan
Film final menggabungkan keputusan penyuntingan dan compositing milik siswa sampai menjadi video yang benar-benar dapat diputar. Kualitas diperiksa melalui pemahaman penonton, konsistensi shot, kelengkapan source, serta respons terhadap perubahan brief.
Keputusan yang dibuat siswa
Pilih durasi shot dan kekuatan efek berdasarkan perannya dalam cerita.
Tentukan revisi utama dari kontinuitas, warna, tepi, atau ritme melalui bukti uji.
Uji pada brief baru
Mentor meminta shot efek lebih pendek tetapi pesan film tetap terbaca. Siswa menyesuaikan edit dan timing efek, memeriksa sambungan serta tiga frame kunci, lalu mengekspor ulang video dan membandingkan hasil penguji.
Hasil minimum
Film 10 detik dari dua klip termasuk satu shot VFX; video final, media serta breakdown tersedia.
Film 10 detik dari dua klip termasuk satu shot VFX; video final, media serta breakdown tersedia.
Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
Pengayaan: Setelah aksi dan waktu baca jelas, buat satu variasi timing atau gerak tambahan dan bandingkan playback.
Tantangan mandiri: Penguji mengubah satu kebutuhan pada Film dengan Integrasi VFX. Buat satu alternatif, jelaskan pilihan visual, lalu uji tanpa menyalin urutan contoh.
Kesiapan lanjut: Lanjut jika hasil minimum terbaca, sumber/ekspor berfungsi dan siswa dapat menerapkan satu perubahan serta menjelaskan alasannya. Catat bantuan; gunakan penguatan sebelum menambah konsep.
Batas contoh: 32 sesi × 1 jam per program; empat proyek × delapan sesi. Quick recap pada dua sesi awal. Empat proyek: sistem efek, basic movie editing 2–3 klip, satu shot VFX kamera diam 3–5 detik, serta film final 10–15 detik. Editing dilakukan dengan footage layers, trim in/out, offset, cut/dissolve; tidak mensyaratkan fitur NLE multicam, camera solve, plugin, atau simulasi berat.
Resep contoh kerja
Versi minimum: Film 10 detik dari dua klip termasuk satu shot VFX; video final, media serta breakdown tersedia. Setelah versi ini lolos, contoh pengembangan opsional: Persiapan EffectCraft: Siapkan EffectCraft versi yang diuji mentor dengan composition, shape/text/footage layers, anchor point, keyframe transform, easing, mask/feather, Glow atau Blur, precomposition, dan Render Queue. Uji .ecproj beserta media, PNG sequence, serta video MP4 sebelum kelas. Catat versi desktop/browser dan codec; gunakan desktop EffectCraft untuk keluaran video bila format browser belum sesuai. 1. Di EffectCraft, tetapkan cerita tiga beat, dua atau tiga klip, serta satu shot ring dan durasi 10–15 detik; susun urutan footage dan precomposition shot lalu cocokkan start time serta fps. 2. Di EffectCraft, uji posisi benda, arah perhatian, serta waktu efek dari klip sebelum dan sesudah; samakan kontras antarklip secukupnya dan rapikan mask atau glow yang menonjol. 3. Di EffectCraft, putar tanpa penjelasan lalu catat kejadian serta efek yang dipahami penguji; render PNG sequence master serta video MP4 pada alur versi kelas yang telah diuji. 4. Di EffectCraft, simpan .ecproj, seluruh footage/aset, master, video, serta cuplikan sebelum-sesudah; tanggapi perubahan intensitas atau durasi shot lalu presentasikan video serta log revisi. Contoh AI berupa gambar statis, bukan animasi, footage asli, atau berkas proyek aplikasi. Siswa membuat pose, keyframe, efek, serta hasil bergerak sendiri. Simpan sumber dan aset terpisah dari ekspor; uji playback, durasi, frame awal-akhir, dan pembukaan ulang. Gunakan footage sendiri atau latihan berizin. Uji video MP4 dari Render Queue pada versi desktop kelas; jika format browser belum sesuai, buka .ecproj dan media di EffectCraft desktop untuk ekspor video. PNG sequence tetap menjadi master. Rancangan konsep: Gabungkan editing proyek kedua dan shot VFX sendiri pada precomposition yang tersusun. Fokus pada kontinuitas, keterbacaan efek, ritme, warna, dan uji hasil video. Simpan PNG sequence master. Mentor menguji ekspor MP4 melalui Render Queue pada versi desktop/codec kelas; bila browser tidak menyediakan format yang dibutuhkan, buka paket sumber dan media di EffectCraft desktop untuk ekspor video final.
Bangun dalam empat tahap
Di EffectCraft, tetapkan cerita tiga beat, dua atau tiga klip, serta satu shot ring dan durasi 10–15 detik; susun urutan footage dan precomposition shot lalu cocokkan start time serta fps
Di EffectCraft, uji posisi benda, arah perhatian, serta waktu efek dari klip sebelum dan sesudah; samakan kontras antarklip secukupnya dan rapikan mask atau glow yang menonjol
Di EffectCraft, putar tanpa penjelasan lalu catat kejadian serta efek yang dipahami penguji; render PNG sequence master serta video MP4 pada alur versi kelas yang telah diuji
Di EffectCraft, simpan .ecproj, seluruh footage/aset, master, video, serta cuplikan sebelum-sesudah; tanggapi perubahan intensitas atau durasi shot lalu presentasikan video serta log revisi
Pemeriksaan hasil
□ Film 10 detik dari dua klip termasuk satu shot VFX; video final, media serta breakdown tersedia.
□ Pilihan visual mendukung fokus atau aksi utama; diuji pada ukuran/durasi penggunaan.
□ Sumber dapat dibuka ulang dan satu revisi dapat dijelaskan.
□ Ada satu alternatif atau masukan, alasan revisi dan catatan bantuan.
Siapkan salinan dengan satu kesalahan
Shot VFX terasa terpisah dari urutan cerita
Frame rate rentang precomp atau warna tidak konsisten
Transisi atau efek baru menutupi aksi penting
Video final tidak terputar walau preview sumber terlihat benar
Ubah hanya satu bagian pada salinan latihan. Minta siswa menunjukkan gejala, menebak penyebab, memperbaiki, lalu mengulang pemeriksaan yang sama.
Validasi mentor: versi aplikasi/perangkat · tanggal · nama berkas contoh · hasil dua kali uji · penyesuaian