← Pilih kursus · Kurikulum Godot

SMP & SMA · Pemula & Lanjutan · 64 sesi per program · 60 menit per sesi

Dari konsep kode menuju game yang dapat diuji

Penjelasan, contoh GDScript, praktik bersama, tugas proyek, pengujian, dan catatan mentor. Pilih jenjang serta program sesuai fondasi siswa. Proyek SMP dan SMA memiliki aturan serta tantangan yang berbeda.

Persiapan, cara memakai contoh, dan batas cakupan

Gunakan Godot 4.x. Contoh diuji dengan Godot 4.4.1 dan renderer Compatibility. Unduh ZIP sesi, ekstrak seluruh isi, lalu Project Manager → Import → pilih project.godot. Jalankan lab dengan F5; tombol kasus A dan B menjalankan contoh konsep. Kode sesi ada pada lesson.gd; main.gd hanya menampilkan kode serta hasil.

Screenshot merupakan tangkapan runtime lab dan starter Godot asli, bukan screenshot editor maupun game akhir. Contoh mengisolasi konsep seperti kondisi, koordinat, snapshot, atau validasi. Setiap proyek juga memiliki starter scene dengan mekanik minimum dan daftar fitur yang perlu dikembangkan. Simpan-muat FileAccess, fitur rubrik yang belum tersedia, dan build lengkap dikerjakan siswa melalui tugas proyek serta pendampingan mentor. Dua hasil lab yang sesuai harapan tidak membuktikan seluruh proyek selesai.

Simpan folder proyek terpisah per siswa dan buat cadangan sebelum perubahan. Catat input, harapan, aktual, perbaikan, dan bantuan yang digunakan. Export membutuhkan template yang cocok dengan versi editor; build baru dianggap diuji setelah benar-benar dijalankan pada perangkat tujuan. Rujukan resmi Godot.

SMP · Pemula · 64 sesi

Menguasai fondasi melalui prototipe 2D terbimbing dan penguatan bertahap, lalu mengerjakan 3D setelah pemeriksaan kesiapan. Satu mekanik utama per proyek.

Prasyarat dan cara mendampingi

Tidak memerlukan pengalaman coding. Sesi awal mengajarkan print(), indentasi, variabel, tipe data, operator, fungsi, dan kondisi sebelum mekanik game digabungkan.

64 sesi × 1 jam per program. Delapan proyek × delapan sesi: 32 sesi game 2D kemudian 32 sesi game 3D. Gunakan bentuk dasar, scene kecil, demo pendek, dan satu aturan baru setiap latihan.

Mentor memberi kerangka kecil, siswa memprediksi hasil, melengkapi satu fungsi, lalu mengubah data atau aturan. Setelah uji mandiri lolos, kurangi bantuan secara bertahap.

Game 2D · Sesi 1–8

1. Pemburu Koin

Node, scene, dan GDScript dasar

Prototipe terbimbing: satu pemain, satu koin, skor sekali per koleksi, dan restart scene.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Pemburu Koin

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 2D · Sesi 9–16

2. Lompat ke Bendera

Gerakan, gravitasi, dan platform

Anak mengembangkan game platformer sambil mempelajari gerakan horizontal, gravitasi, dan lompatan. Mereka berlatih mengatur tabrakan agar karakter dapat berdiri di lantai dan berpindah antarpijakan. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Lompat ke Bendera

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 2D · Sesi 17–24

3. Puzzle Pintu Rahasia

Signal, interaksi, dan pergantian level

Anak membuat objek yang saling merespons melalui signal. Sensor, kondisi, dan antarmuka digunakan untuk menghubungkan tombol, pintu, serta tujuan permainan dalam sebuah puzzle. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Puzzle Pintu Rahasia

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 2D · Sesi 25–32

4. Arena Bertahan

Game akhir, antarmuka, dan pengujian

Anak menggabungkan scene, GDScript, signal, dan antarmuka menjadi game kecil yang lengkap. Mentor membimbing perencanaan fitur, pembuatan rintangan berulang, serta pengujian sebelum hasil dipresentasikan. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Arena Bertahan

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 3D · Sesi 33–40

5. Jelajah Pulau 3D

Ruang 3D, kamera, dan gerakan

Anak beralih dari koordinat 2D ke ruang tiga dimensi. Bentuk dasar digunakan untuk memahami posisi, ukuran, kamera, pencahayaan, dan kontrol karakter. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Jelajah Pulau 3D

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 3D · Sesi 41–48

6. Lintasan Langit

Lompatan dan rintangan 3D

Anak menerapkan dasar gerakan pada lintasan bertingkat. Pengujian kamera dan tabrakan membantu memastikan platform mudah dilihat serta dapat dicapai pemain. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Lintasan Langit

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 3D · Sesi 49–56

7. Ruang Misteri

Interaksi dan puzzle 3D

Anak mengembangkan interaksi dengan benda di dalam ruang 3D. Status objek dan signal digunakan untuk menghubungkan tindakan pemain dengan perubahan lingkungan. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Ruang Misteri

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.

Game 3D · Sesi 57–64

8. Misi Kristal 3D

Proyek akhir game 3D

Anak menyatukan kemampuan sebelumnya menjadi game 3D berskala kecil. Fitur dibangun bertahap, lalu diuji bersama untuk memastikan alur permainan dapat diselesaikan. Contoh dibangun bertahap dari latihan dasar dengan bentuk sederhana serta satu mekanik inti.

Starter proyek: scene dan mekanik minimum

Unduh starter proyek (.zip) · Cakupan dan panduan konstruksi scene

Screenshot runtime starter Misi Kristal 3D

Starter memakai bentuk dasar. Fitur akhir dikembangkan melalui tugas setiap sesi.